Manchester United Siap Rogoh Rp1,6 Triliun untuk Gareth Bale Versi Kanan, Bersaing Arsenal-Liverpool
Khairil Rahim April 19, 2026 11:48 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Manchester United yang siap merogoh kocek sedalam €100 juta (setara Rp1,69 Triliun) untuk Anthony Gordon pada jendela bursa transfer musim panas Liga inggris.

Penyerang Newcastle United berusia 25 tahun itu dianalogi pemain top dunia, The Next Gareth Bale versi kaki kanan.

Manchester United akan menghadapi persaingan dari Arsenal dan Liverpool dalam perebutan Anthony Gordon.

Setan Merah sudah menginvestasikan banyak uang untuk Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha musim panas lalu, tetapi tampaknya mereka siap berinvestasi lagi untuk pemain sayap lainnya di musim panas ini.

Baca juga: Bintang Chelsea Cole Palmer Buka Suara Soal Rumor Transfer ke Manchester United

Baca juga: Barcelona Targetkan Titisan Bernardo Silva di Tengah Minat Serius Chelsea dan Manchester United

Menurut laporan dari Fichajes , mereka bisa menawarkan €100 juta untuk merekrut pemain internasional Inggris tersebut.

Gordon tampil gemilang untuk Newcastle musim ini , dan ia telah mencatatkan 22 kontribusi gol di semua kompetisi.

Ia bisa menjadi tambahan yang sangat baik untuk Manchester United. Pemain berusia 25 tahun ini cukup serbaguna untuk bermain di sayap maupun sebagai penyerang tengah.

Kesempatan untuk bergabung dengan Manchester United bisa jadi menggiurkan baginya.

Pemain asal Inggris itu akan berkesempatan merasakan sepak bola Liga Champions bersama mereka musim depan dan mungkin juga bersaing memperebutkan trofi.

Arsenal dan Liverpool tertarik pada Gordon.

Di sisi lain, Arsenal juga memantau situasi Gordon. Perekrutan Noni Madueke dan Eberechi Eze tidak berjalan sesuai rencana.

Kedua pemain tersebut tampil mengecewakan, dan Arsenal membutuhkan lebih banyak kualitas di sisi sayap. Kedatangan bintang Newcastle United itu bisa menyelesaikan masalah mereka di area sayap musim depan.

Terakhir, Liverpool juga memantau situasinya.

Mereka telah dikaitkan dengan Gordon cukup lama. Bintang Newcastle United berusia 25 tahun itu adalah penggemar Liverpool sejak kecil, dan kesempatan untuk bergabung dengan mereka bisa sangat menarik baginya.

Masih harus dilihat apakah mereka dapat mengamankan kualifikasi Liga Champions untuk musim mendatang dan meyakinkan pemain tersebut untuk bergabung dengan klub.

Jika Manchester United mengajukan tawaran €100 juta untuk menyelesaikan kesepakatan, akan sulit bagi Arsenal atau Liverpool untuk mengalahkan mereka dalam perebutan tanda tangannya.

Newcastle United akan berusaha mendapatkan kembali sebanyak mungkin dari penjualan pemain tersebut.

Mereka mungkin lebih memilih menjual pemain tersebut ke Manchester United atau Arsenal daripada Liverpool karena permusuhan antara kedua klub, yang berkembang setelah transfer Alexander Isak.

Membandingkan Gordon dengan pemain sayap kiri andalan Setan Merah saat ini: Marcus Rashford.

Analisis Statistik Komparatif 

Berikut adalah performa kedua pemain di liga domestik dan kompetisi Eropa musim 2025/2026:

Anthony Gordon (Target Transfer)

  •     Menit Bermain: 2.450 Menit (Andalan tak tergantikan di Newcastle).
  •     Gol/Assist: 14 Gol & 11 Assist.
  •     Akurasi Umpan: 84 persen.
  •     Keberhasilan Duel/Tackle: 58 % (Sangat rajin membantu pertahanan).
  •     Nilai Transfer: €100 Juta atau setara Rp1,69 Triliun.

Marcus Rashford (Pembanding Internal Man Utd)

  •     Menit Bermain: 2.100 Menit.
  •     Gol/Assist: 11 Gol & 5 Assist.
  •     Akurasi Umpan: 79 % .
  •     Keberhasilan Duel/Tackle: 32 % (Cenderung menunggu bola di lini depan).
  •     Estimasi Nilai Pasar: €80 Juta atau setara Rp1,35 Triliun.

Statistik Anthony Gordon di Liga Primer 2025/26

  • Gol dan assist: 8
  • Peluang besar tercipta: 5
  • Umpan kunci per pertandingan: 1
  • Jumlah dribel Scc. per pertandingan: 1,3
  • Akurasi penyeberangan: 21 %

Anthony Gordon sering disebut sebagai inkarnasi modern dari Gareth Bale saat masih di masa transisi dari bek sayap ke penyerang sayap. 

  •     Eksplosivitas Murni: Gordon memiliki kecepatan lari yang menakutkan saat melakukan transisi. Sekali dia menendang bola ke depan dan melakukan adu lari, bek lawan hampir pasti tertinggal.
  •     Etos Kerja Luar Biasa: Tidak seperti pemain sayap modern yang "malas" turun, Gordon punya intensitas pressing yang mirip dengan Bale di masa puncaknya. Ia adalah tipe pemain yang sangat disukai pelatih dengan filosofi high-pressing.
  •     Kemampuan Direct: Ia tidak banyak melakukan dribble yang tidak perlu. Gordon sangat direct (langsung), efisien, dan selalu berusaha mengakhiri aksi dengan umpan silang atau tembakan.

Fakta Paling Mengejutkan

Satu fakta yang paling mengejutkan adalah Gordon mencatatkan jumlah 'Recoveries' (merebut bola kembali) terbanyak di antara seluruh penyerang sayap di Premier League musim ini.

Sumber The Hard tackle

(Banjarmasinpost.co.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.