Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Ribuan warga dari berbagai daerah di Lampung memadati Masjid Raya Al Bakrie, Kota Bandar Lampung, pada Ahad (19/4/2026) pagi.
Mereka berkumpul dalam Tabligh Akbar Kemanusiaan bertajuk “Peduli Palestina, Dari Lampung untuk Al-Aqsa”.
Suasana acara berlangsung khidmat, namun tetap dipenuhi semangat solidaritas.
Peserta yang hadir datang dari berbagai kalangan, mulai dari organisasi kemasyarakatan (ormas), majelis taklim, hingga para aktivis kemanusiaan.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Forum Silaturahmi Lembaga Keumatan Lampung sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kemanusiaan di Palestina.
Baca juga: Mahasiswa dan Dosen Teknokrat Ikuti Tabligh Akbar di Masjid Al-Hijrah Kota Baru
Ketua Panitia Pelaksana, Ust. Repianto, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya bersama untuk terus menyuarakan dukungan bagi warga di Gaza dan para penjaga Masjid Al-Aqsa.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial.
"Kami berkumpul hari ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk penyatuan energi dari Lampung untuk saudara kita di Palestina. Ini adalah tanggung jawab iman dan kemanusiaan," ujar Ust. Repianto di sela-sela acara.
Hal senada disampaikan Humas kegiatan, Dr. Triono.
Ia menilai antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan bahwa isu Palestina masih menjadi perhatian besar bagi umat.
"Kehadiran ribuan jamaah dari berbagai elemen ormas menunjukkan bahwa isu Palestina adalah isu pemersatu umat," tuturnya.
Menurut Triono, melalui kegiatan ini Forum Silaturahmi Lembaga Keumatan Lampung berharap dunia melihat bahwa dari ujung selatan Pulau Sumatera, dukungan terhadap kemerdekaan Palestina tidak pernah surut.
Acara tersebut juga menghadirkan narasumber utama, Dr. Khairan M. Arif yang merupakan pengurus MUI Pusat sekaligus Sekjen PP IKADI.
Dalam paparannya, ia menyampaikan kondisi terkini di tanah anbiya serta pentingnya dukungan politik dan bantuan kemanusiaan yang berkelanjutan untuk rakyat Palestina.
Selain itu, kegiatan juga diisi dengan orasi dari sejumlah tokoh di Lampung yang membakar semangat para jamaah.
Di antaranya Ustadz Edison dari Dewan Dakwah Lampung dan Ustadz Mi’raji dari BSMI Lampung.
Dalam orasi yang disampaikan, para tokoh menekankan pentingnya menjaga konsistensi dalam membantu Palestina.
Bantuan tersebut tidak hanya melalui doa, tetapi juga melalui edukasi kepada generasi muda serta donasi kemanusiaan.
Perwakilan dari BSMI Lampung juga menyoroti pentingnya bantuan medis yang saat ini sangat dibutuhkan di wilayah konflik.
Tabligh Akbar tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama.
Doa dipanjatkan untuk keselamatan para murabithun di Masjid Al-Aqsa dan penjaga Baitul Maqdis, sekaligus munajat untuk keselamatan bangsa dan kesejahteraan Indonesia.