POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Suasana hangat dan penuh semangat terlihat di tepian Situ Kulong Minyak, Manggar, Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Minggu (19/4/2026), saat puluhan karateka muda berkumpul dalam perayaan dua dekade Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) di daerah tersebut.
Dengan mengenakan seragam karate putih (gi) dan sabuk beragam warna, mulai dari putih hingga hitam, para peserta berdiri rapi mengikuti rangkaian acara yang berlangsung sederhana namun penuh makna. Kegiatan diawali dengan pembacaan doa dan sumpah karate, mencerminkan nilai disiplin dan kebersamaan yang dijunjung tinggi dalam olahraga bela diri tersebut.
Ketua INKAI Kabupaten Belitung Timur, Fitri Zakiah, menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya telah berdiri selama kurang lebih dua dekade dan konsisten mencetak prestasi bagi daerah.
"INKAI di Belitung Timur ini sudah berdiri sekitar 20 tahun. Selama dua dekade itu, alhamdulillah kami konsisten menyumbang prestasi bagi daerah. Kami adalah keluarga besar yang tumbuh dari kerja keras di lapangan," ujar Fitri.
Prestasi yang dimaksud Fitri bukanlah sebuah bualan. Ia mengatakan dalam ajang kejuaraan terakhir di tingkat provinsi, sekitar 80 persen atlet karate yang dikirim membawa nama Belitung Timur merupakan binaan dari INKAI.
Fitri mengatakan beberapa karateka asuhan INKAI Beltim sudah ada yang terbang hingga ke Malaysia, memenangkan medali emas di level internasional. Sementara sebagian yang lain ada yang mendapatkan beasiswa pendidikan di perguruan tinggi lewat prestasi karate.
Namun, Fitri mengakui bahwa menjaga soliditas organisasi adalah tantangan terberatnya saat ini.
"Harapan saya yang paling utama adalah INKAI semakin solid. Tantangan untuk menjaga kekompakan itu luar biasa besar, apalagi anak-anak kita harus membagi waktu antara kewajiban sekolah dan jadwal latihan yang sangat padat," ucapnya.
Kehadiran para orang tua di pinggir area itu menjadi pemandangan lain yang tak kalah penting. Mereka berdiri sambil sesekali mengabadikan momen melalui kamera ponsel.
Momen puncak acara ditandai oleh pemotongan kue ulang tahun secara simbolis oleh Fitri Zakiah. Potongan kue tersebut dibagikan kepada para perwakilan pelatih atau Senpai, para orang tua, serta anak-anak sebagai tanda syukur atas perjalanan panjang organisasi.
Tak ketinggalan, Fitri membocorkan target besarnya untuk menyelenggarakan kembali INKAI Open Tournament se-Bangka Belitung dalam waktu dekat guna mengasah nyali para atlet lokal.
"Target medali selalu ada di setiap kompetisi, meski tantangannya semakin hari semakin berat. Kami sedang berupaya maksimal agar karate benar-benar menjadi cabang olahraga unggulan yang diandalkan Belitung Timur di ajang Porprov nanti," ungkapnya.
Setelah rangkaian seremoni usai, acara dilanjutkan pada hiburam berupa permainan beregu. Suasana terisi tawa renyah saat anak-anak berhamburan mengikuti berbagai permainan hiburan yang disiapkan oleh para senpai mereka. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)