4 Korban Sekeluarga Kecelakaan Maut Asal Talun Blitar Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat
Eko Darmoko April 19, 2026 09:35 PM

SURYAMALANG.COM, KABUPATEN BLITAR - Proses pemakaman empat orang dalam satu keluarga asal Kabupaten Blitar yang menjadi korban kecelakaan beruntun di Probolinggo berlangsung haru, Minggu (19/4/2026) sore.

Jenazah keempat korban, yaitu, bapak, ibu, anak, dan cucu dimakamkan dalam satu liang lahat di Tempat Pemakaman Umum Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.

Keempat korban, yakni, Sutrisno (60), Sri Budiyatni (60), Devica Friskiara (29), dan Giovano Malik Ibrahim (3).

Jenazah korban tiba di rumah duka RT 4 RW 2 Dusun Pundensari, Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, sekitar pukul 15.15 WIB.

Keempat jenazah korban diangkut menggunakan tiga unit mobil ambulans dari Probolinggo menuju ke Blitar.

Tiga unit mobil ambulans yang mengangkut keempat jenazah korban sempat berhenti sebentar di rumah duka, kemudian langsung menuju ke Masjid Desa Jeblog.

Keempat jenazah korban disalatkan di serambi Masjid Desa Jeblog.

Baca juga: 4 Orang dalam Satu Keluarga Asal Blitar Tewas Akibat Kecelakaan di Jalan Raya Probolinggo-Lumajang

Sejumlah warga dan keluarga korban ikut mensalatkan jenazah dan mengantarkan korban ke tempat pemakaman umum.

Jenazah keempat korban kemudian dimakamkan dalam satu liang lahat di tempat pemakaman umum Desa  Jeblog.

Keluarga korban terlihat menangis saat menyaksikan pemakaman keempat jenazah korban.

Terutama anak laki-laki korban, Dohan, tampak masih syok dengan peristiwa yang menimpa kedua orang tuanya berserta kakak perempuan dan keponakannya.

Saat proses pemakaman selesai, Dohan terlihat tetap duduk sambil menangis memegangi baru nisan orang tuanya.

Dohan kemudian dipapah oleh keluarganya untuk meninggalkan pusara kedua orang tuanya.

"Jenazah datang sekitar pukul 15.15 WIB, menggunakan tiga unit ambulans."

"Dua orang saudara korban ikut mengawal jenazah dari Probolinggo ke Blitar," kata Kasi Pemerintahan Desa Jeblog, Ahmad Husnudin.

Baca juga: Laga Arema FC Vs Persis Solo Tercoreng, Polres Malang Menemukan Puluhan Botol Miras Milik Suporter

Ahmad mengatakan, atas permintaan keluarga dan keputusan bersama warga, keempat jenazah korban dimakamkan dalam satu lubang.

"Untuk memudahkan perawatan makam, dari keluarga meminta agar jenazah dimakamkan dalam satu lubang," ujarnya.

Dikatakannya, ketika datang di rumah duka, kondisi keempat jenazah korban sudah disucikan dari rumah sakit di Probolinggo.

Mobil ambulans yang membawa jenazah korban sempat berhenti sebenar di depan rumah duka untuk penghormatan.

Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Masjid Desa Jeblog untuk disalatkan.

"Proses kedatang sampai pemakaman jenazah korban berlangsung lancar. Saya mewakili pemerintah desa juga mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban," katanya.

KORBAN KECELAKAAN - Suasana lokasi pemakaman korban kecelakaan di Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Minggu (19/4/2026). Keempat korban akan dimakamkan dalam satu liang lahat.
KORBAN KECELAKAAN - Suasana lokasi pemakaman korban kecelakaan di Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Minggu (19/4/2026). Keempat korban akan dimakamkan dalam satu liang lahat. (SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi)

Sebelumnya, empat orang satu keluarga warga Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, tewas dalam peristiwa kecelakaan beruntun di Jalan Raya Probolinggo-Lumajang, Dusun Krajan, Desa Malasan Wetan, Tegalsiwalan, Probolinggo, Sabtu (18/4/2026) malam.

Empat orang satu keluarga yang tewas dalam peristiwa kecelakaan, itu terdiri atas bapak, ibu, anak, dan cucu.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Kecelakaan bermula saat truk trailer bernomor polisi B 2965 UEJ yang dikemudikan Cecep Adi Sucipto, 46, warga Kutorejo, Mojokerto, melaju dari arah selatan menuju ke utara.

Diduga truk mengalami rem blong beberapa meter sebelum lokasi kejadian di tengah kondisi jalan yang menurun.

Pada saat bersamaan, terdapat lima kendaraan yang sedang berhenti karena menunggu kereta api melintas.

Truk menghantam sejumlah mobil termasuk mobil korban yang sedang berhenti menunggu kereta api melintas di lokasi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.