TRIBUNNEWS.COM - Rusaknya catatan istimewa Steven Gerrard mewarnai kemenangan Liverpool atas Everton pada pekan 33 Liga Inggris 2025/2026.
Hasil akhir Everton vs Liverpool terhias skor 1-2 di Hill Dickinson Stadium, Inggris, Minggu (19/4) malam WIB.
Liverpool yang sempat dikejutkan gol Iliman Ndiaye pada menit ke-27 yang dianulir VAR karena terjebak posisi offside, lebih dulu memecah deadlock.
The Reds, julukan Liverpool memecah kebuntuan pada menit ke-29 melalui lesatan Mohamed Salah, meneruskan umpan dari Cody Gakpo. Skor ini menutup babak pertama.
Ketika babak kedua baru berjalan sembilan menit, Beto, akhirnya menceploskan si kulit bundar.
Beto menorehkan namanya di papan skor memanfaatkan umpan dari Kiernan Dewsbury-Hall.
Ketika laga akan berakhir imbang, drama terjadi. Gol telat Virgil van Dijk pada menit 90+11' menjadi pembeda.
Hasil ini jelas menjadi angin segar bagi Liverpool yang membidik finis di zona Liga Champions.
Sebab, dengan tambahan poin penuh, The Reds menjaga peluang lolos ke UCL, meski sementara tak beranjak dari peringkat lima klasemen.
Skuad asuhan Arne Slot mengumpulkan 55 poin, tertinggal tiga poin dari Aston Villa yang di laga malam ini juga memetik kemenangan 4-3 atas Sunderland.
Sementara Everton, raihan nir angka membuat mereka tak beranjak naik dari posisi 10 berbekal 47 poin.
Sorotan pada laga ini tertuju kepada rusaknya catatan istimewa legenda Liverpool, Steven Gerrard. Menukil dari laman Squawka, sebelum laga ini, Gerrard masih menjadi pemegang rekor gol terbanyak dalam Derby Merseyside.
Legenda timnas Inggris itu mencatatkan 9 gol dalam laga Liverpool vs Everton. Namun semua itu berubah setelah Mo Salah mencetak gol.
Pemain timnas Mesir ini menyamai jumlah gol Gerrard dalam Derby Merseyside (9). Dengan demikian, Gerrard berbagi pundi-pundi gol dengan Salah dalam laga Liverpool vs Everton.
Duel bertajuk Derby Merseyside itu berjalan dengan tempo tinggi sejak sepak mula. Everton, selaku tuan rumah, berinisiatif untuk mencari gol pembuka dan terus menggebrak pertahanan Liverpool.
Peluang untuk membuat gol itu beberapa kali diperoleh melalui aksi penyerang mereka, Beto.
Kesempatan pertama diperoleh melalui sundulan kencang yang masih bisa diantisipasi kiper Liverpool, Giorgi Mamardashvili.
Pada kesempatan berikutnya, Beto berhasil mendapatkan bola dalam posisi terbuka di kotak penalti Liverpool. Hanya saja, tendangan dari penyerang bernomor sembilan malah mengarah melebar dari gawang Mamardashvili.
Liverpool dalam tekanan selama laga berjalan 15 menit. Everton tampil agresif dalam melancarkan serangan melalui direct ball.
Saking susah payahnya menahan serangan Everton, Liverpool membuat lima pelanggaran sampai menit ke-25.
Baca juga: Fakta Everton vs Liverpool - Arne Slot Menyebut Istimewa, The Reds di Ambang Rekor Langka
Everton justru belum mencatatkan pelanggaran sama sekali, namun punya satu kartu kuning untuk Jordan Pickford karena melancarkan protes ke wasit.
Everton membuka keunggulan di menit ke-27 lewat Iliman Ndiaye. Gol itu lantas dianulir oleh VAR karena offside.
Liverpool malah mencuri keunggulan 1-0 lebih dahulu.
Cody Gakpo mendapatkan bola cuma-cuma dari pemain Everton dan langsung melepas umpan terobosan yang diselesaikan menjadi gol oleh Mohamed Salah di menit ke-29.
Intensitas serangan Everton terasa sedikit menurun setelah gol Mo Salah. Pasukan David Moyes mungkin seperti sedikit hilang fokus.
Menjelang turun minum, penyerang Alexander Isak juga sempat melepaskan tembakan mendatar yang masih bisa diantisipasi Pickford.
Tak ada gol balasan dari Everton sampai babak pertama tuntas. Liverpool memimpin 1-0 sampai turun minum.
Performa menggigit yang diperlihatkan Beto pada awal babak pertama, berbuah manis di 45 menit kedua.
Beto sukses menyamakan kedudukan ketika laga menunjukkan menit 54. Dia menorehkan namanya di papan skor berkat meneruskan umpan dari Kiernan Dewsbury-Hall.
Skor imbang 1-1.
Pasca-menyamakan level, Liverpool dan Everton menerapkan ritme permainan yang sama, baik dalam intensitas serangan serta pertahanan.
Ketika laga akan berkesudahan imbang 1-1, Virgil van Dijk mencetak gol telat pada menit 90+11'. Ini menjadi lesakan penentu sekaligus memastikan Liverpool mencuri poin penuh dari kandang Everton.
Everton:
Pickford; O'Brien, Tarkowski, Branthwaite, Mykolenko; Gueye, Garner; McNeill, Dewsbury-Hall, Ndiaye; Beto.
Liverpool:
Mamardashvili; Szoboszlai, Konate, Van Dijk, Robertson; Jones, Gravenberch; Salah, Wirtz, Gakpo; Isak.
(Tribunnews.com/Giri)