TRIBUNJABAR.ID - Persib bakal bentrok dengan Dewa Unted laga pekan ke-28 Super League 2025/26 di Stadion Internasional Banten, Senin (20/4/2026).
Duel ini sepintas terlihat seperti duel timpang sebab jika melihat papan klasemen, Persib saat ini kokoh di puncak klasemen dengan poin 64, unggul 24 poin dari Dewa United di posisi 8.
Tapi tentu saja sang pelatih, Bojan Hodak, tidak melihat kondisi ini.
Sebagai pelatih berpengalaman di Liga Indonesia, Bojan menilai perbedaan posisi dan nilai yang cukup jomplang bukan menjadi patokan.
Untuk itulah, pelatih asal Kroasia ini mewanti-wanti para pemain agar mewaspadai Skuad Banten Warriors di laga yang dihelat tanpa penonton.
"Bagi saya, mereka adalah salah satu tim terbaik di liga. Mengapa posisi mereka tidak lebih tinggi, itu saya tidak tahu," kata Hodak dalam konferensi pers menjelang pertandingan, Minggu 19 April 2026, dilansir dari laman klub.
Baca juga: WHU Wanti-Wanti Pemain Persib Harus Waspadai Dewa United: Jangan Sampai Kalah
Bijan Hodak jelas meningkatkan kewaspadaan sebab Dewa United memiliki kedalaman materi pemain yang merata di setiap lini.
Materi yang dimiliki Dewa, di mata Hodak, bisa mengalahkan siapa pun, termasuk Persib jika lengah.
Meski begitu, Hodak menyebut skuadnya sudah siap tempur dan dalam kondisi prima, baik fisik, taktik, maupun mental.
Terlebih saat ini Persib dituntut unutk bisa menjauh dari kejaran Borneo FC yang kini hanya terpaut satu poin di peringkat kedua.
Dewa United Tebar Ancaman
Sementara itu di kubu lawan, Pelatih Dewa United, Jan Olde Rikerink, melihat perbedaan posisi di klasemen sebagai motivasi tambahan.
Baca juga: INI DIA Deretan Rekor yang Potensi Dipecahkan Persib Saat Tandang Lawan Dewa United
Rikerink kini mengirimkan peringatan keras kepada Persib bahwa posisi delapan mereka merupakan dampak sebuah proses pengembangan identitas klub muda yang kini mulai membuahkan hasil.
Ia mengklaim timnya sudah menunjukkan catatan impresif di putaran kedua.
Ia menegaskan, hasil imbang dengan Persija Jakarta dan kemenangan atas Borneo FC menunjukkan kapasitas timnya.
"Saat lawan Borneo kami menang. Jadi dengan semua tim papan atas, kami memberikan hasil. Mereka (PERSIB) pertama, kami kedelapan, tapi melawan semua tim di atas kami, kami punya hasil bagus. Jadi kami siap untuk pertandingan-pertandingan tersebut," ujar Rikerink. (*)