Tampang 2 Pria yang Diduga Tikam Nus Kei Hingga Tewas Tak Berkutik saat Diringkus Polisi
raka f pujangga April 20, 2026 01:14 AM

 

TRIBUNJATENG.COM - Suasana di Bandara Karel Sadsuitubun Langgur yang semula tenang mendadak mencekam saat Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, diserang secara brutal tak lama setelah mendarat dari Jakarta.

Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa tokoh politik lokal tersebut tidak tertolong.

Hal itu memicu reaksi cepat aparat kepolisian Polres Maluku Tenggara yang berhasil membekuk dua terduga pelaku dalam hitungan kurang dari dua jam.

Baca juga: Nus Kei Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara, 2 Pelaku Ditangkap

Diketahui insiden berdarah itu terjadi di area Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Minggu (19/4/2026).

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 11.25 WIT di pintu keluar bandara, Kecamatan Kei Kecil. 

Korban yang baru tiba dari Jakarta diserang secara tiba-tiba oleh orang tidak dikenal menggunakan senjata tajam saat berjalan menuju area keluar terminal.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, membenarkan kejadian tersebut. 

Ia menjelaskan bahwa pelaku mendekati korban sebelum melancarkan serangan.

“Pelaku mendekati korban dan langsung melakukan penikaman menggunakan sebilah pisau. Setelah itu pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian,” ujar Rositah dalam keterangan persnya, Minggu sore (19/4/2026).

Akibat serangan tersebut, Nus Kei mengalami luka serius. 

Ia sempat dilarikan keluarga ke RS Karel Sadsuitubun sekitar pukul 12.00 WIT. 

Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

TEWAS DITIKAM - Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora (Nus Kei), tewas setelah menjadi korban penikaman di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Minggu (19/4/2026).
TEWAS DITIKAM - Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora (Nus Kei), tewas setelah menjadi korban penikaman di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Minggu (19/4/2026). (Istimewa/INSTAGRAM PARTAI GOLKAR MALUKU TENGGARA)

Polisi Bergerak Cepat, Pelaku Ditangkap

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolres Maluku Tenggara, AKBP. Rian Suhendi, langsung memimpin olah tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan keterangan saksi, serta pengejaran terhadap pelaku.

Hasilnya, dua terduga pelaku berhasil diamankan dalam waktu singkat.

Keduanya diketahui berinisial HR (28) dan FU (36).

Saat ini, kedua pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satreskrim Polres Maluku Tenggara guna mengungkap peran masing-masing serta motif di balik aksi penikaman tersebut.

“Penanganan kasus ini dilakukan secara cepat dan terukur. Kami masih mendalami motif,” tambah Kombes Rositah.

Instruksi Kapolda: Tuntas dan Transparan

Polda Maluku menegaskan penanganan kasus ini akan dilakukan secara profesional, transparan, dan tuntas sesuai instruksi Kapolda.

Selain penegakan hukum, aparat juga melakukan langkah-langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku Tenggara pasca kejadian.

Polisi turut mengimbau masyarakat, khususnya keluarga dan simpatisan korban, agar tetap tenang dan tidak terprovokasi.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan tindakan balasan. Serahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada Polri,” tegas Rositah.

Baca juga: Anak Buah Nus Kei Tewas Ditembak Kelompok John Kei saat Baru Turun dari Mobil

Peristiwa ini menjadi sorotan luas karena melibatkan tokoh politik lokal yang cukup dikenal, sekaligus menambah daftar kasus kekerasan yang terjadi di ruang publik. 

Hingga kini, motif penikaman masih dalam penyelidikan intensif aparat kepolisian.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.