TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dua pengunjung Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, terseret arus pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Satu korban berhasil tertolong selamat, sedangkan satu lagi masih dalam pencarian.
Koordinator Satgas Linmas Jogo Segoro Pantai Parangtritis dan Depok, Arief Nugraha, mengungkapkan identitas korban yang berhasil tertolong selamat yakni AHS (16), warga Trirenggo, Kapanewon Bantul, dan korban dalam pencarian ARNP (16), warga Panggungharjo, Kapanewon Sewon.
"Awalnya, korban bersama temannya datang ke Pantai Parangtritis pukul 16.00 WIB. Korban menghampiri temannya yang merupakan atlet surfing dan meminta untuk diajari bermain surfing," ungkap dia saat dikonfirmasi Tribunjogja.com.
Tanpa disadari oleh atlet surfing tersebut, korban meminjam papan surfing dan tidak meminta izin kepada pemilik papan surfing.
Korban dan satu temannya itu bermain surfing tanpa Standar Operasional Prosedur (SOP), tanpa sepengetahuan atlet maupun pemilik papan surfing tersebut. Akhirnya, korban dan rekannya terbawa arus ke tengah di area rip current.
"Rekan korban yang atlet surfing tersebut kebetulan melihat dan segera memberikan pertolongan. Selanjutnya diikuti oleh petugas yang sedang berjaga. Petugas yang berjaga sempat mengira bahwa korban dan rekannya berlatih surfing sesuai SOP," beber Arief.
Proses penyelamatan dilakukan dengan berenang ke tengah laut menggunakan papan surfing dan pelampung. Satu korban yakni AHS berhasil diselamatkan, namun korban ARNP terbawa arus ke tengah laut.
"Petugas telah berupaya menyelamatkan ARNP dengan jarak kurang lebih 350-400 meter dari bibir pantai. Namun, dalam prosesnya, petugas dan korban terhempas gelombang tinggi. Korban ARNP terlepas dari dekapan petugas dan sampai saat ini masih dalam proses pencarian," pungkas Arief.(nei)