SURYA.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Surabaya pada Senin, 20 April 2026.
Secara umum, kondisi cuaca di Kota Pahlawan diprediksi didominasi oleh langit berawan hingga cerah berawan sepanjang hari.
Warga diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Pada dini hari hingga pagi, awan diperkirakan sudah mulai menutupi sebagian besar wilayah kota.
Memasuki siang hari, intensitas sinar matahari meningkat meski masih diselingi awan.
Suhu udara pun diprediksi cukup tinggi, mencapai kisaran maksimum 35 derajat Celsius.
Sementara itu, kecepatan angin tercatat sekitar 17 kilometer per jam yang bertiup dari arah barat laut.
Kondisi ini masih tergolong normal untuk wilayah pesisir seperti Surabaya.
Meski demikian, masyarakat tetap disarankan menjaga kesehatan di tengah cuaca yang cukup panas.
Baca juga: Cuaca Surabaya Hari Ini Minggu 19 April 2026: Didominasi Berawan, Suhu Capai 34 Derajat Celsius
Pada pagi hari, mulai pukul 01.00 hingga 07.00 WIB, cuaca di Surabaya diperkirakan berawan.
Kondisi ini berlanjut hingga menjelang pukul 10.00 WIB dengan perubahan menjadi cerah berawan.
Aktivitas warga di pagi hari relatif tidak terganggu, meskipun sinar matahari belum sepenuhnya optimal. Suasana cenderung sejuk dengan suhu yang masih berada di kisaran bawah.
Memasuki siang hari, sekitar pukul 10.00 hingga 16.00 WIB, cuaca berubah menjadi cerah berawan.
Matahari mulai terasa lebih terik, terutama pada pukul 13.00 WIB.
Suhu udara diperkirakan mencapai puncaknya di angka 35 derajat Celsius.
Kondisi ini berpotensi menimbulkan rasa gerah, khususnya bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Pada malam hari, mulai pukul 19.00 WIB, cuaca kembali didominasi oleh kondisi berawan.
Menjelang pukul 22.00 WIB, langit diperkirakan cerah berawan.
Suhu udara berangsur turun dan udara terasa lebih nyaman dibandingkan siang hari.
Angin dari arah barat laut dengan kecepatan sekitar 17 km/jam turut memengaruhi kondisi udara di malam hari.
Untuk menghadapi kondisi cuaca tersebut, warga disarankan menggunakan pelindung seperti topi atau payung saat beraktivitas di siang hari.
Konsumsi air putih yang cukup juga penting untuk mencegah dehidrasi akibat suhu panas.
Selain itu, gunakan tabir surya jika beraktivitas di luar ruangan dalam waktu lama.
Bagi pengendara, tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak.
Terakhir, pastikan kondisi tubuh tetap fit agar tidak mudah terserang gangguan kesehatan akibat cuaca panas.
Mengingat saat ini wilayah Jawa Timur, khususnya Surabaya, sedang memasuki masa pancaroba, BMKG Juanda memberikan beberapa poin rekomendasi demi keselamatan dan kesehatan masyarakat:
1. Waspada Cuaca Ekstrem Mendadak
Masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi hujan deras berdurasi singkat, angin kencang, hingga puting beliung. Fenomena ini sering kali muncul secara mendadak setelah cuaca sangat terik di siang hari.
2. Persiapan Menuju Musim Kemarau
Pemerintah daerah dan masyarakat dihimbau mulai menghemat penggunaan air. Manfaatkan sisa curah hujan di masa pancaroba ini untuk mengamankan cadangan air bersih sebagai langkah antisipasi musim kemarau mendatang.
3. Jaga Kesehatan Tubuh
Suhu maksimal 35°C memerlukan perhatian ekstra pada kondisi fisik:
4. Pantau Informasi Resmi
Jangan mudah termakan isu yang tidak jelas sumbernya.
Seluruh pihak diminta terus memantau perkembangan cuaca dan peringatan dini melalui:
Kondisi cuaca di masa pancaroba dapat berubah dengan sangat cepat. Pastikan selalu memperbarui informasi sebelum beraktivitas di luar ruangan.