TRIBUNTRENDS.COM - Anggota Komisi IX DPR RI, Surya Utama atau yang dikenal luas sebagai Uya Kuya, kini menempuh jalur hukum usai namanya terseret kabar viral.
Isu tersebut berkaitan dengan tudingan bahwa dirinya memiliki 750 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Narasi itu berkembang liar dan menyebut adanya keuntungan fantastis yang mencapai miliaran rupiah setiap hari.
Perbincangan publik pun semakin memanas setelah unggahan dari sebuah akun media sosial tersebar luas.
Dalam unggahan itu, disebutkan bahwa pendapatan Uya Kuya mencapai Rp4,5 miliar per hari dari program pemerintah tersebut.
Tak hanya teks, unggahan tersebut juga menampilkan foto wajahnya yang dipadukan dengan latar aktivitas dapur penyedia makanan.
Baca juga: Uya Kuya Bersaksi di Sidang Kasus Penjarahan Rumahnya, Menguak Kronologi Pencurian Atas 3 Terdakwa
Visual tersebut memperkuat kesan seolah-olah informasi yang disampaikan benar adanya.
Namun, kabar ini langsung menuai perhatian dan memicu beragam reaksi dari masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Uya Kuya memilih langkah tegas dengan membawa persoalan ini ke ranah hukum.
"Uya Kuya dengan 750 dapur MBG. 750 × 6.000.000 = 4.500.000.000. Jadi hasilnya 4,5 miliar per hari. Nikmat mana lagi yang kalian dustakan!?" tulis salah satu akun Threads sebagaimana dikutip Minggu (19/4/2026).
Resmi Lapor Polda Metro Jaya
Tak terima dengan narasi yang dianggap sebagai fitnah, pria yang juga dikenal sebagai politisi Partai Amanat Nasional (PAN) berlatar belakang selebritas ini melaporkan sejumlah akun media sosial ke Polda Metro Jaya.
Laporan tersebut telah resmi diterima dan teregistrasi dengan nomor LP/B/2746/IV/2026/SPKT/Polda Metro Jaya pada Sabtu (18/4/2026).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengonfirmasi adanya laporan yang dibuat oleh legislator tersebut terkait dugaan pelanggaran hukum di ruang digital.
Baca juga: 8 Celah MBG yang Rentan Dikorupsi, Anggaran 2026 Melonjak Capai Rp 171 T, Fokus ke Anak Kurang Gizi
Berdasarkan uraian dalam laporan polisi, Uya Kuya menyatakan bahwa sejumlah akun sengaja mengunggah foto dirinya yang telah diedit dan dibumbui narasi menyesatkan mengenai kepemilikan ratusan dapur MBG.
Sebagai wakil rakyat, Uya Kuya menilai informasi tersebut adalah hoaks murni yang sangat merugikan nama baiknya dan berpotensi memicu disinformasi di tengah masyarakat luas.
Langkah hukum ini diambil guna memberikan efek jera sekaligus menjaga integritas program nasional yang tengah berjalan.
“Atas kejadian itu, korban merasa dirugikan dan mendatangi SPKT Polda Metro Jaya untuk membuat laporan polisi guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” bunyi penggalan uraian laporan polisi tersebut.
(TribunTrends/Tribunnews/Abdi Ryanda)