Karhutla di Nunukan Kaltara, 2 Hektare Lahan Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api
Amiruddin April 20, 2026 08:14 AM

 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Kebakaran hutan dan lahan ( karhutla ) kembali terjadi di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara atau Kaltara. 

Kali ini, si jago merah melahap lahan seluas lebih dari 2 hektare di Jalan Anastasia Wijaya, Panamas, Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan, Nunukan, Sabtu (18/4/2026) sore.

Kejadian ini diperkirakan mulai sekitar pukul 17.00 WITA. 

Dalam waktu singkat, kobaran api menjalar cepat di area perbukitan, diperparah oleh tiupan angin yang cukup kencang.

Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Nunukan, Lanal Nunukan, Polres, hingga warga sekitar, langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

 

KARHUTLA DI NUNUKAN - Tampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Anastasia Wijaya, Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan, Sabtu (18/4/2026) malam. Api yang melalap lebih dari 2 hektare lahan berhasil dipadamkan setelah upaya intensif selama kurang lebih tiga jam di tengah kondisi angin kencang dan keterbatasan jarak pandang. (TribunKaltara.com/Istimewa-Hasanuddin)

 

Baca juga: Warga Nunukan Wajib Tahu Kelalaian Sepele Ini Bisa Picu Kebakaran Besar, Berikut Nomor Pemadam

Kepala Sub Bidang Penyelamatan BPBD Kabupaten Nunukan, Hasanuddin, mengungkapkan bahwa proses pemadaman berlangsung cukup berat karena kondisi medan dan cuaca.

“Lokasi kebakaran berada di area perbukitan dengan angin yang cukup kencang. 

Ditambah lagi pemadaman berlangsung hingga malam hari, sehingga jarak pandang terbatas dan menyulitkan petugas,” ujarnya kepada TribunKaltara.con, Senin (20/4/2026).

Menurut Hasanuddin, tim harus memanfaatkan sumber air seadanya di sekitar lokasi.

“Kami menggunakan air dari tampungan galian di sekitar lokasi, dengan mesin pompa apung untuk melakukan pemadaman langsung di titik api,” jelasnya.

Berbagai peralatan dikerahkan dalam operasi tersebut, mulai dari mobil rescue BPBD, truk tangki Damkarhutla, mobil slip on, kendaraan roda dua, hingga peralatan manual seperti pompa gendong dan pemukul api.

Setelah berjibaku selama kurang lebih tiga jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 WITA.

“Alhamdulillah api berhasil kami kendalikan sebelum meluas lebih jauh,” tambah Hasanuddin.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun luas lahan yang terbakar diperkirakan lebih dari 2 hektare milik warga setempat. 

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.

Peristiwa ini menjadi pengingat serius bagi masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, terutama di tengah kondisi cuaca yang rawan memicu kebakaran hutan dan lahan.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.