Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pasar Bogor dan Plaza Bogor kembali dipenuhi pedagang kaki lima (PKL), Senin (20/4/2026).
Mereka kembali ‘kucing-kucingan’ dengan petugas Pemkot Bogor untuk kembali bisa meggelar lapak.
Areal ini sendiri seperti diketahui sebetulnya sudah dilarang oleh Pemkot untuk dijadikan tempat PKL berjualan.
Pemkot berkali-kali juga sudah melakukan penertiban.
Pantauan TribunnewsBogor.com, di lokasi, pukul 06.15 WIB - 06.30 WIB, PKL berjualan mulai dari depan Pasar Bogor yang saat ini sudah mulai rata dengan tanah.
Mereka menggelar lapaknya tepat di depan pagar pembatas pembongkaran. Aktifitas jual beli pun sangat ramai.
Parkir kendaraan di badan jalan menghalangi kendaraan lainnya yang hendak melintas.
PKL berjejer sepanjang Pasar Bogor sampai Jalan Roda. Ada yang berjualan di atas trotoar.
Bahkan, ada PKL yang memilih menggelar lapaknya di areal Gang Roda 1. Rata-rata PKL yang berjualan disini adalah PKL sayuran.
Areal Gang Roda 1 terlihat sangat kumuh serta becek.
Pejalan kaki sedikit terhambat oleh aktifitas PKL di dalam gang.
Mobil pengangkut sayuran juga terlihat di areal Pasar Bogor ini.
“Enakan di sini jualannya. Ramai juga pembelinya,” kata salah seorang PKL yang enggan menyebutkan namanya saat berbincang dengan TribunnewsBogor.com.
Aktifitas jual beli juga menurutnya normal seperti biasa.
“Normal aja. Dari subuh juga sudah mulai ramai,” ujarnya.
Ia memilih untuk tetap berjualan di Pasar Bogor sebab lokasinya sangat strategis.
“Pelanggan juga sudah pada tahunya kesini. Jadi, ya mau gimana lagi,” ucapnya.
Sementara itu, Ibu Ani mengatakan, ia sengaja berbelanja ke Pasar Bogor.
“Saya dari Kampung Cincau. Itu deketnya ke sini dibanding ke Jambu atau Sukasari. Apalagi ini sudah pada jualan lagi. Ya mending belinya disini aja (Pasar Bogor),” kata Ibu Ani berbincang dengan TribunnewsBogor.com di Gang Roda.
Ia akan tetap memilih berbelanja di Pasar Bogor ini.
“Lengkap juga. Ya normal aja kaya biasa-biasa,” tandasnya.