Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Berikut ini analisis Persib Bandung agar bisa menang saat lawan Dewa United di Banten International Stadium, Senin (20/4/2026) malam yang tanpa penonton, menurut sang legenda.
Di mata sang legenda pemain Persib Bandung, Kekey Zakaria, pertandingan Persib Bandung menghadapi Dewa United, pada Super League Indoensia 2025/2026, dipastikan suasana pertandingan atau atmosfer akan berbeda dengan laga bisanya.
Mungkin ini jadi seperti sparing. Tak ada penambah semangat, untuk para pemain yang berlaga.
Namun, semua pemain profesional kedua tim ingin saling mengalahkan, kini Persib sedang di atas (puncak klasemen sementara Super League).
Dewa United juga dalam tren yang bagus, di pertandingan terakhirnya bisa mendapat poin penuh di Markas Malut United.
Sehingga motivasi dan semangat kedua tim sama-sama tinggi, dan pasti keduanya akan bermain ngotot untuk meraih kemenangan.
Baca juga: Prediksi Skor Persib Bandung vs Dewa United Versi Bobotoh Geulis Azkiyyah
Pasti Dewa United ingin mengalahkan Persib, yang di 14 pertandingan terakhirnya, tak pernah terkalahkan, pasti mereka ingin menghancurkan, memutus tren positif Persib itu. Apalagi Dewa bermain di kandangannya, ingin memperbaiki klasemen yang kini ada di posisi ke-8.
Persib kini ingin mengamankan posisi dan tren positifnya, sekarang Persib harus dapat tiga poin untuk memuluskan kembali meraih gelar juara. Sebab dengan Borneo FC yang ada di posisi kedua sudah hanya berbeda satu poin.
Memang kini Persib berada di puncak klasemen dengan poin 64, Borneo FC yang berada di posisi kedua memilki poin 61, dan Persija Jakarta yang ada di posisi ketiga memilki poin 58.
Melihat kekuatan kedua tim, Dewa memang bertabur bintang diperkuat dengan pemain berkualitas, tapi jika dilihat materi pemain tetap lebih unggul Persib. Terlebih pemain asing yang dimilki Persib, memiliki pengalaman bertanding cukup bagus.
Untuk menghadapi Dewa, Persib ditinggal satu pemain asingnya, Patricio Matricardi karena mendapat kartu merah di laga sebelumnya saat mengalahkan Bali United 3-2.
Tapi dengan absennya Patricio Matricardi, masih ada Julio Cesar untuk menggantikan perannya, sehingga di lini belakang Persib tidak buntu.
Memang Julio Cesar belakangan jarang main karena cedera atau akumulasi kartu, tapi mudah-mudahan besok main akan lebih bagus. Jadi absennya satu pemain, tak akan mengurangi kekuatan Persib.
Kini Persib sudah bisa bermain enak, baik saat di kandang atau tandang. Untuk bisa mendapat poin di markas Dewa United, harus bermain terbuka menyerang, seperti saat tandang di Padang. Pertandingan saat itu saling serang enak ditonton, dan Persib banyak mendapat peluang, hingga akhirnya mendapat poin penuh.
Jadi untuk besok juga harus bisa banyak menciptakan peluang karena Persib juga kini dalam performa yang bagus. Persib harus bisa tampil seperti biasanya, jangan sampai terbawa permainan Dewa hingga terus bertahan.
Optimis Persib bisa dapat poin penuh, tapi jangan sampai lengah, terutama di lini belakang. Sebab Dewa Juga, memilki pemain yang bagus, baik di lini tengah dan depannya, sehingga tak bisa dianggap enteng.
Bahkan di markas Malut, Dewa United bisa menang 2-1, sedangkan Persib saat tandang ke sana kalah 2-0. Tapi itulah sepak bola, semua bisa terjadi.
Dewa memang miliki semangat. Sehingga di pertandingan nanti, mereka juga akan ngotot apalagi bermain sebagai tuan rumah, untuk meredamnya Persib jangan sampai lengah sepanjang laga. (*)