TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Ratusan warga memadati Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sorong, pada Senin (20/4/2026).
Lonjakan pemohon ini terjadi setelah layanan pencetakan KTP elektronik (e-KTP) kembali dibuka usai terhenti selama beberapa bulan.
Baca juga: Disdukcapil Kota Sorong Mulai Cetak Massal e-KTP 20 April 2026: Kuota 100 Antrean per Hari
Pantauan Wartawan TribunSorong.com Ismail Saleh di lokasi menunjukkan, antrean warga sudah mengular sejak pukul 06.00 WIT.
Wawan, salah satu warga, mengaku tiba pukul 07.00 WIT untuk mengurus pencetakan KTP sekaligus transisi administrasi dari Papua Barat ke Papua Barat Daya.
Meski datang pagi, ia mendapatkan nomor antrean 70, sementara hingga pukul 10.00 WIT petugas baru melayani nomor antrean belasan.
Kepala Disdukcapil Kota Sorong Onesimus Assem mengatakan, bahwa membeludaknya warga merupakan dampak dari kekosongan layanan selama 7 hingga 8 bulan terakhir.
Baca juga: Tax Center Politeknik Saint Paul Sorong Edukasi ASN Disdukcapil terkait Sistem Coretax
Untuk mengurai antrean, pihaknya menerapkan sistem kuota harian.
"Kami melayani 100 nomor per hari secara berurutan dari Senin hingga hari berikutnya," ujar Onesimus.
Selain itu, pelayanan dibagi menjadi dua kategori: warga umum dilayani di kantor, sedangkan Orang Asli Papua (OAP) akan dilayani melalui sistem jemput bola ke 804 RT/RW mulai minggu depan.
Baca juga: 9 Bulan Bekerja, Disdukcapil Rilis Data Final OAP di Kota Sorong, Sudah Tercatat di SIAK Pusat
Terkait teknis, disdukcapil saat ini memprioritaskan warga yang sudah merekam data, korban kehilangan/kerusakan KTP, serta penyesuaian data pasca-pemekaran wilayah.
Meski stok blanko tersedia sekitar 12 ribu keping, jumlah tersebut diprediksi cepat habis.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tertib mengikuti mekanisme, mengingat pentingnya dokumen kependudukan untuk berbagai akses layanan publik,” katanya. (tribunsorong.com/ismail saleh)