Sosok Alberto Hengga, Pemain yang Viral Tendangan Kungfu, Karier Timnas Terancam
Adrianus Adhi April 20, 2026 11:32 AM

SURYA.co.id - Nama Fadly Alberto Hengga mendadak viral setelah aksinya berupa tendangan kungfu ke pemain Dewa United dalam laga Elite Pro Academy U-20 di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4/2026), menuai kecaman publik dan pelatih timnas.

Fadly Alberto Hengga, pemain muda Bhayangkara FC U-20 sekaligus anggota Timnas Indonesia, menjadi sorotan setelah melakukan tendangan berbahaya ke arah pemain Dewa United. Peristiwa ini terjadi dalam laga EPA U-20 yang digelar di Semarang.

Video insiden tersebut cepat menyebar di media sosial dan memicu reaksi keras dari warganet.

Banyak yang menilai tindakan itu mencoreng citra sepak bola Indonesia, terlebih karena dilakukan oleh pemain berlabel timnas.

Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto bahkan turut memberikan komentar.

“Melihat yang terjadi di pertandingan EPA U20 pastinya menjadi kejadian yang sangat disayangkan. Apa pun situasi dan alasannya, kejadian itu bukan contoh yang baik untuk pemain lainnya,” tulis Nova di Instagram pribadinya.

Nova menegaskan bahwa sanksi pasti akan dijatuhkan kepada pemain yang melakukan tindakan kasar.

“Seandainya benar ada pemain Timnas Usia Muda yang terlibat, pastinya ada konsekuensi yang diberikan. Pemain timnas seharusnya memberikan contoh yang baik,” tegasnya.

Ia berharap insiden ini menjadi pelajaran penting.

“Peristiwa semacam ini jangan sampai terulang lagi,” tambah Nova.

Profil dan Perjalanan Karier

  • Nama lengkap: Fadly Alberto Hengga
  • Lahir: Mimika (Timika), Papua Tengah, 22 Juni 2008
  • Usia: 17 tahun
  • Orang tua: John Cliff Hengga dan Piana
  • Keturunan: Papua – Jawa Timur
  • Tempat tinggal: Desa Banjarsari, Trucuk, Bojonegoro, Jawa Timur

Sejak kecil, Fadly menunjukkan bakat sepak bola. Ia mulai berlatih di SSB Sukorejo Putra, Bojonegoro, sejak usia 8 tahun. Pada 2023, ia bergabung dengan Bhayangkara Presisi Indonesia FC Youth.

Awalnya ia diposisikan sebagai gelandang serang, namun kemudian beralih menjadi penyerang. Perubahan posisi ini membuatnya semakin produktif dalam mencetak gol.

Fadly mencatat debut gemilang bersama Timnas U-16 di Piala AFF 2024 dengan mencetak gol ke gawang Singapura. Ia tampil penuh selama 90 menit dan menjadi salah satu pemain kunci.

Pada Piala Asia U-17 2025, ia kembali mencetak gol penting melawan Yaman. Gol tersebut membantu Indonesia mengalahkan Korea Selatan dan memastikan tiket ke Piala Dunia U-17 di Qatar.

Fadly mengenakan nomor punggung 10 di timnas, sebuah simbol kepercayaan atas kualitasnya sebagai pemain kreatif. Ia dikenal memiliki visi permainan tajam dan kemampuan mencetak gol dari berbagai situasi.

Namun, semua prestasi itu tercoreng akibat insiden tendangan kungfu. Kini, ia terancam sanksi keras yang bisa memengaruhi kariernya di level klub maupun timnas.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.