Komentar Bonek Usai Persebaya Kalah dari Madura United
SURYA.CO.ID SURABAYA - Persebaya Surabaya harus mengakui keunggulan Madura United dengan skor 1-2 di Stadion Gelora Bung Tomo pada pekan ke-28 Super League 2025/2026.
Kekalahan ini memicu beragam komentar dari Bonek di media sosial, mulai dari kritik pedas hingga dukungan penuh.
Untuk diketahui, pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Madura United membuka keunggulan cepat melalui gol Lulinha menit ke-12.
Persebaya yang tertinggal mencoba bangkit dengan menguasai jalannya laga, mencatat 71 persen penguasaan bola dan 23 tendangan, namun efektivitas penyelesaian peluang menjadi masalah utama.
Persebaya sempat nyaris menyamakan kedudukan lewat Bruno Paraiba menit ke-62, tetapi tendangannya berhasil ditepis kiper Diky Indriyana.
Baca juga: Bernardo Tavares Soroti VAR Usai Persebaya Surabaya Kalah di Derby Suramadu
Justru Madura United menggandakan keunggulan pada menit ke-64 melalui Requelme, memanfaatkan serangan balik cepat.
Gol balasan Persebaya akhirnya hadir menit ke-82 lewat Riyan Ardiyansyah.
Dukungan 10.390 suporter di GBT membuat tensi pertandingan meningkat, namun peluang-peluang berikutnya, termasuk tendangan Mihailo Perovic yang membentur mistar menit ke-89, gagal berbuah gol.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap 1-2 untuk Madura United.
Hasil ini memperpanjang tren negatif Persebaya setelah sebelumnya kalah 0-3 dari Persija Jakarta, sementara Madura United melanjutkan tren positif usai menang atas Persik Kediri.
Baca juga: Jadwal Persebaya Surabaya Berikutnya Usai Kalah dari Madura United, Lawan Malut United dan Arema
Kekalahan ini memicu beragam komentar dari Bonek.
Akun dika_worsnop menulis, “Akeh konten ne timbang menang e,”
Komentar lain datang dari heyangga yang menilai Persebaya layak kalah. “Layak kalah jangankan menang, seri aja susah menghadapi tim finalis musim 23/24 dan wakil AFC Challenge. Truslah latihan terlihat serius ketika dipoto tuk kebutuhan medsos,” tulisnya.
Seruan singkat namun tegas juga muncul dari akun rsyakmal_ yang menulis, “AYO EVALUASI JOL.”
Ada pula komentar bernada kasar dari io_aditya29 yang menulis, “Blok.” Ungkapan singkat ini menunjukkan betapa emosionalnya reaksi Bonek terhadap hasil buruk tim kesayangan mereka.
Meski banyak kritik, ada juga komentar yang tetap memberi dukungan. Akun rezaprasety04 menulis, “Suwun wes berjuang rekk, masio kecewa tak belani tetep budal nribun. Ndang waras jol, main satu dua sentuhan, ga kusuu long ball nang sayap, cari celah pass move pass move.”
Komentar tersebut tidak hanya berisi dukungan, tetapi juga saran taktis.
Ia meminta tim bermain dengan pola satu-dua sentuhan, bukan sekadar mengandalkan umpan panjang ke sayap.
Menurutnya, pola pass move pass move lebih efektif untuk membuka celah pertahanan lawan.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa kekalahan timnya terjadi karena buruknya akurasi finishing. “Kami menciptakan banyak peluang, tapi ada masalah di akurasi. Kami menciptakan dinamika yang bagus, tetapi sayangnya kurang beruntung karena tembakan diblokir atau keluar,” ujarnya.
Tavares juga menyayangkan sejumlah keputusan wasit, termasuk pelanggaran pada Bruno Paraiba di kotak penalti Madura United. “Sangat sedih karena kami kalah di kandang. Saya melihat para pemain bekerja keras, tapi sepak bola memberi kita kesempatan untuk memperbaiki pertandingan berikutnya,” tambahnya.
Sementara itu, pelatih karteker Madura United, Rakhmat Basuki, mengungkap kunci kemenangan timnya adalah pertahanan solid dan transisi cepat. “Bagi saya, sepak bola itu tentang pertahanan. Kami harus kuat saat defense dan manfaatkan transisi dengan baik. Sedangkan untuk menyerang, silakan gunakan kreativitas sendiri,” katanya.
Basuki menegaskan bahwa skema serangan balik menjadi senjata utama Madura United. “Dua pertandingan, lawan Persik dan Persebaya, mereka berhasil menerapkan itu dengan baik. Saya apresiasi dan memuji pertahanan kami malam ini,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kemenangan ini adalah hasil kerja keras kolektif. “Saya mengucapkan syukur kepada Tuhan karena kami layak menerima ini. Kami bekerja keras selama persiapan, dan hasilnya terbukti malam ini,” pungkasnya.