Dua Laga Tandang Beruntun, Pelatih Persebaya Surabaya : Fokus Berlatih dan Tingkatkan Kemampuan
Titis Jati Permata April 20, 2026 12:04 PM

 

SURYA.co.id, SURABAYA - Persebaya Surabaya akan menjalani dua laga tandang secara beruntun dalam lanjutan Super League 2025/2026.

Melawan tuan rumah Malut United di Stadion Kie Raha, Ternate, Kamis (23/4/2026) malam.

Menghadapi tuan rumah Arema FC pada Selasa (28/4/2026), yang venuenya belum ditentukan.

Dua Laga yang Sulit

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares menyadari sulitnya dua laga terdekat.

Apalagi Persebaya menyambut laga ini dengan modal negatif, dua pertandingan terakhir secara beruntun kalah. 

Baca juga: Persebaya Academy Football Festival, Ajang Pembinaan dengan Pendekatan Healthy Competition

Termasuk kekalahan 1-2 dari Madura United di laga terakhir.

Persebaya juga sedang dihantui catatan buruk tiga laga tandang terakhir, di mana semuanya menelan kekalahan. 

Kalah 3-1 dari Persijap, tumbang 5-1 atas Borneo FC, kemudian takluk 3-0 dari Persija.

Modal Kemenangan saat Pertemuan Putaran Pertama

Modal positif Persebaya satu-satunya menghadapi Malut United adalah kemenangan 2-1 pertemuan putaran pertama saat bermain di kandang Persebaya.

"Kami memiliki kesempatan untuk memperbaiki hasil di pertandingan selanjutnya. Ini tidak akan mudah, karena dua kali kami akan bermain tandang melawan tim-tim kuat, Malut dan Arema," kata Bernardo Tavares pada media termasuk surya.co.id

Rivalitas Tinggi Hadapi Arema FC

Menghadapi Arema FC, tentu pertandingan yang paling disorot Bonek dan Bonita. Karena menghadapi tim dengan rivalitas tinggi.

Tingginya tensi pertandingan menghadapi Arema FC sudah tersiar dari saat ini. 

Di mana venue sesuai jadwal awal, Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, mendapat penolakan dari berbagai elemen.

Meski laga bertajuk Derby Jatim itu mendapat atensi khusus, Bernardo Tavares tidak mau terlalu memikirkan. Fokus utamanya saat ini menghadapi Malut United.

"Target kami adalah berlatih dan terus berlatih. Berusaha meningkatkan kemampuan, berusaha untuk memenangkan pertandingan berikutnya. Ini selalu menjadi target kami," kata Bernardo Tavares.

Persebaya Kembali Tampil Pincang

Pelatih asal Portugal itu harus berpikir keras meramu strategi. Karena Persebaya harus kembali tampil pincang, imbas sejumlah pemain cedera.

Ernando Ari dan Bruno Moreira yang sudah absen tiga pertandingan terakhir karena cedera, belum ada kepastian bisa diturunkan.

Begitu juga dengan Leo Lelis yang absen laga terakhir karena cedera.

Sejumlah pemain kunci, Malik Risaldi, Gali Freitas, dan Bruno Paraiba, dikabarkan belum dalam kondisi terbaik.

"Kami berharap departemen medis dapat membantu memulihkan beberapa pemain yang cedera, agar kami memiliki lebih banyak pilihan untuk pertandingan selanjutnya," pungkas Bernardo Tavares.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.