PTP Nonpetikemas Palembang Layani Bongkar Muat Andal dan Terintegrasi Pupuk Nasional
Titis Jati Permata April 20, 2026 01:50 PM

 

SURYA.co.id, PALEMBANG - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Palembang mencatat aktivitas bongkar muat pupuk Muriate of Potash (MOP) sebanyak 4.509 ton di dermaga setempat. 

Komoditas tersebut diangkut kapal MV Gold Spring dari Pelabuhan Cuo Lo, Vietnam. 

Branch Manager PTP Nonpetikemas Palembang, Ade Affandi, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran distribusi logistik, khususnya untuk komoditas strategis seperti pupuk.

"Kami terus memperkuat perannya dalam mendukung kelancaran rantai pasok industri pupuk nasional melalui layanan bongkar muat yang andal dan terintegrasi di wilayah Sumatera Selatan," kata Ade dalam rilis yang dikirimkan ke SURYA.co.id, Sabtu (18/4/2026).

Jadwal Kegiatan Bongkar Muat

Kapal MV Gold Spring mulai sandar pada tanggal 14 April 2026 dan direncanakan kegiatan bongkar akan berlangsung hingga 19 April 2026. 

Proses bongkar dilakukan Perusahaan Bongkar Muat (PBM) PT Kharisma Bahari dengan memanfaatkan fasilitas pelabuhan yang tersedia, antara lain Jib Crane, Hopper, dan Grab guna menunjang kelancaran operasional.

"Adapun pupuk MOP yang dibongkar merupakan bahan baku impor milik PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri), yang akan digunakan dalam proses produksi pupuk majemuk NPK (Nitrogen, Fosfat, dan Kalium). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan bahan baku industri pupuk nasional serta mendukung sektor pertanian di Indonesia," jelas Ade.

Transformasi Digital

Transformasi digital juga dilakukan PTP Nonpetikemas dalam wujud PTOS-M, yaitu Pelindo Terminal Operating System Multipurpose. 

PTOS-M merupakan sistem operasi terminal terintegrasi milik Pelindo yang digunakan untuk mengelola berbagai jenis kargo, termasuk nonpetikemas secara digital, mencakup seluruh proses mulai dari perencanaan, operasi, pemantauan, hingga pelaporan untuk meningkatkan efisiensi dan standardisasi layanan  pelabuhan di Indonesia.

General Manager Pelindo Regional 2 Cabang Palembang, Nunu Husnul Khitam, menyampaikan, pihaknya terus mendukung operasional PTP Nonpetikemas beserta seluruh Pelindo Grup yang ada di Pelabuhan Palembang melalui penguatan kolaborasi dan engagement bersama stakeholder Pelindo dan regulator, guna memastikan kelancaran serta optimalisasi layanan kepelabuhanan.

"PTP Nonpetikemas Cabang Palembang terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam kegiatan operasional bongkar muat, dengan mengedepankan aspek keselamatan, efisiensi, dan keandalan fasilitas pelabuhan," tambah Nunu.

Produktivitas Bongkar Muat

Produktivitas bongkar muat PTP Nonpetikemas Cabang Palembang Ton Ship Day (TSD) pada triwulan pertama ini mencapai angka yang cukup baik. 

Terlihat melalui pertumbuhan 3 persen pada kemasan general cargo dari 1.500 TSD menjadi 1.544 TSD dan pertumbuhan 1 persen  pada kemasan curah cair dari 2.815 TSD menjadi 2.842 TSD, disusul bag cargo sebesar 876 TSD dan 1.297 TSD untuk kemasan curah kering.

Melalui kegiatan ini, diharapkan distribusi bahan baku pupuk dapat berjalan lancar sehingga mampu mendukung produktivitas pertanian nasional secara berkelanjutan.

Hadirkan Layanan Andal dan Terintegrasi

SM Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas, Fiona Sari Utami, menambahkan, PTP Nonpetikemas sebagai bagian dari Pelindo Group terus menghadirkan layanan terminal nonpetikemas yang andal dan terintegrasi.

"Kami berpengalaman dalam menangani berbagai jenis kargo, mulai dari curah cair, curah kering, hingga general cargo, yang didukung jaringan operasional di 11 wilayah pelabuhan di Indonesia bagian barat," imbuh Fiona.

Pada triwulan I 2026 secara konsolidasi, kinerja throughput PTP Nonpetikemas mencapai 12,4 juta ton, meningkat 3,84 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 11,9 juta ton. 

Komposisi throughput tersebut didominasi oleh curah kering sebesar 5,7 juta ton atau 46 persen, diikuti general cargo 2,9 juta ton atau 24 persen curah cair 3 juta ton atau 25 persen, serta bag cargo sebesar 656 ribu ton atau 5 persen.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.