Tampang Pelaku Penipuan Modus Masuk Kerja di PT Pusri Palembang, Ratusan Orang Jadi Korban
Odi Aria April 20, 2026 02:27 PM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG– Aksi penipuan berkedok bisa memasukkan seseorang menjadi pegawai PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang akhirnya terbongkar.

Pelaku berinisial MF (48), warga Kalidoni, Palembang, ditangkap setelah diserahkan langsung oleh para korban ke pihak kepolisian, Sabtu (19/4/2026) sore.

Sebelum diserahkan ke Polrestabes Palembang bersama anggota Polsek Kalidoni, rumah pelaku lebih dulu didatangi ratusan korban yang merasa dirugikan.

Pelaku kemudian dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolrestabes Palembang.

Korban Tergiur Janji Masuk Kerja di BUMN

Salah satu korban, berinisial SM, mengungkapkan awal mula dirinya tertipu pada 23 Maret 2026 sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, pelaku menawarkan peluang kerja di PT Pusri Palembang.

Karena tergiur, korban pun menyetujui tawaran tersebut. Namun pelaku kemudian meminta sejumlah uang dengan dalih biaya administrasi pengurusan masuk kerja.

“Saya ditawari kerja di sana, lalu diminta uang untuk biaya administrasi,” ujar korban.

 Setelah mengirimkan uang, korban tidak pernah dipanggil bekerja seperti yang dijanjikan.

Uang yang telah ditransfer pun tidak dikembalikan oleh pelaku. Korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp675 ribu.

Lebih mengejutkan, setelah melakukan penelusuran, korban menemukan bahwa dirinya bukan satu-satunya yang menjadi korban.

Tercatat ada sekitar 127 orang yang tergabung dalam sebuah grup WhatsApp dengan kasus serupa.

“Korban bukan saya saja, ada sekitar 127 orang. Jadi kami sepakat melapor dan menyerahkan pelaku ke polisi,” ungkapnya.

 KA SPKT Polrestabes Palembang, Iptu Sugriwa melalui Pamapta Iptu Ammar, membenarkan pihaknya telah menerima penyerahan pelaku dari masyarakat.

Ia menyebut, dari keterangan awal, jumlah korban mencapai sekitar 127 orang dengan kerugian yang bervariasi, rata-rata di bawah Rp1 juta per orang.

“Tersangka sudah kita terima dan diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya, Senin (20/4/2026).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.