- Militer Iran dilaporkan tengah memperkuat pertahanannya dengan menambah peluncur rudal untuk menyiapkan perang periode berikutnya dengan rezim Zionis.
Dilansir dari Al Arabiya pada Senin (20/4/2026), peluncur rudal terbaru tersebut diklaim memiliki kecepatan yang lebih cepat dari sebelum perang. Pernyataan itu disampaikan oleh Komandan Angkatan Udara Garda Revolusi Iran, Majid Mousavi.
Mousavi mengatakan bahwa Iran juga sedang memodernisasi dan melengkapi kembali persenjataannya. Hal ini disampaikan bersamaan dengan rilis video yang memperlihatkan Mousavi tengah memeriksa fasilitas rudal bawah tanah Iran serta memamerkan stok senjata tempur untuk membombardir musuh.
Langkah ini diambil Iran sebagai upaya antisipasi terhadap buntunya negosiasi dengan Amerika Serikat. Terbaru, Iran menolak menghadiri negosiasi dengan AS yang digelar di Pakistan pada Senin (20/4/2026).
Penolakan tersebut dilakukan karena pihak AS dianggap masih melakukan blokade terhadap Selat Hormuz yang dinilai Iran sebagai bentuk pelanggaran gencatan senjata.

