Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Masyarakat Seram Utara Timur Kobi, Maluku Tengah bergejolak pasca kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Dexlite.
Kenaikan harga Dexlite dari kisaran Rp14.000 menjadi Rp24.150 memicu reaksi warga di wilayah Seram Utara Timur Kobi, pasalnya selama tiga tahun bergantung pada BBM jenis Dexlite.
Sementara BBM subsidi jenis solar maupun pertalite sudah tidak dinikmati warga setempat.
Buntut dari keresahan warga, mereka menggelar aksi demonstrasi dan memblokade jalan Trans Seram penghubung Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Timur, Senin (20/4/2026).
Berdasarkan video yang diterima TribunAmbon, para demonstran nampak membentangkan spanduk bertuliskan protes dengan kalimat 'Kami Butuh Keadilan Adakan Subsidi Minyak'.
Poster lainnya berisikan permintaan yang sama dengan nada kalimat 'Adakan Subsidi BBM di Timur Kobi, #3 Tahun Tanpa BBM Subsidi.
Terdapat lebih dari tiga dumtruck yang menghalangi jalan utama, dari aksi itu warga menuntut keadilan agar sesegera mungkin menghadirkan BBM subsidi di wilayah tersebut.
Baca juga: Workshop Academic Writing Metode Kualitatif di Ambon, Hadirkan Pakar Internasional Titi Prabawa
Baca juga: Dua Terduga Pelaku Penikaman Nus Kei Diterbangkan ke Kota Ambon: Pemeriksaan di Mapolda