- Bagi para pecinta kue tradisional jadul, kue lopis yang ada di Jagakarsa, Jakarta Selatan harus menjadi daftar menu yang dicoba.
Sebab, setiap harinya, sebuah kios bernama "Waroeng AA*ii" yang berada di Jalan Sirsak, Jagakarsa, Jakarta Selatan ini menjual ratusan lonjor kue lopis hanya dalam waktu kurang dari dua jam saja.
Bahkan, saking viralnya, saat ini pembeli harus memesan dan menunggu selama dua hari karena panjangnya antrean.
Selain kue lopis yang menjadi primadona, warung ini juga menjual aneka makanan dan kudapan khas Betawi lainnya yakni nasi uduk, gorengan, lontong dan kue apem.
Ditemui di tempatnya berjualan, Dani selaku pemilik usaha "Waroeng AA*ii* menceritakan asal-usul usahanya.
Ternyata ia dan kakaknya menghidupkan kembali usaha mendiang orangtuanya yang sempat "mati obor".
"Orangtua saya dulu jualannya di tahun 90-an jualannya. Namun tahun 2002 orangtua meninggal. Nah ini usahanya sempat berhenti.
Baru di tahun 2014 saya sama abang saya bangun lagi usaha kue ini.
Dia ngulik-ngulik lagi caranya sambil mengingat pas dulu lihat orangtua jualan," kata Dani, Jumat (10/10/2025).
Di awal membuka usaha "Waroeng AA*ii* tak langsung mulus. Dani menceritakan awalnya mereka hanya membuat tiga liter lopis tiap harinya.
Namun seiring waktu, tepatnya sebelum pandemi Covid-19, usaha lopis yang dimulainya mulai banyak dikenal di wilayah Jagakarsa.
"Dari dulu sampai 2020 itu udah ramai. Kita waktu itu sehari udah bisa bikin maksimal 60 liter buat lopisnya," kata Dani.
Hingga akhirnya usaha lopis ini mendadak viral di media sosial hingga pembelinya tak hanya dari wilayah sekitar Jagakarsa.
Dani menuturkan, usaha lopisnya ini viral sejak sekira tiga bulan terakhir usai diposting di salah satu akun media sosial kewilayahan.
"Mereka datang karena bingung, ini usaha apa ya ko ramai terus, yang beli pada antre. Akhirnya diposting dan alhamdulilah jadi makin ramai," kata Dani.
Kini jumlah produksi lopis di warungnya pun melonjak drastis. Ia memproduksi 138 liter lopis per hari, atau setara 552 lonjor, di mana semuanya ludes sebelum pukul 08.00 pagi.
Adapun satu lonjor lopis dijual Rp 12 ribu. Sedangkan bisa juga beli potongan yakni Rp 5 ribu untuk 4 potong.
Program: Local Experience
Editor: Untung Sofa Maulana
#localexperience #umkm #kuelopis #jagakarsa #resepturuntemurun #kulinertradisional #makanantradisional