Groundbreaking Ruas Wates-Metro, Gubernur: Pekerjaan Harus Sesuai Standar
Reny Fitriani April 22, 2026 06:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Gubernur Lampung melakukan groundbreaking pembangunan jalan provinsi di Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (22/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, gubernur bersama jajaran Pemprov Lampung, Wali Kota Metro, dan Bupati Lampung Tengah melakukan pengecekan spesifikasi pada dua ruas strategis, yakni ruas Wates–Metro dan Kota Gajah (Punggur)–Metro.

Kehadiran gubernur di lokasi bukan sekadar seremoni. 

Ia menegaskan ingin memastikan kualitas pembangunan benar-benar sesuai spesifikasi, sekaligus menekankan pentingnya perawatan jalan setelah selesai dibangun.

Di hadapan UPTD dan kontraktor, gubernur berulang kali mengingatkan agar seluruh proses pekerjaan dilakukan sesuai prosedur.

Baca Juga: Ground Breaking Jalan Gedung Aji-Umbul Mesir, Wagub Tekankan Kualitas dan Pengawasan 

“Konsultan juga, setiap proses harus dicek. Tahapan pekerjaan harus sesuai standar, supaya jalan yang dibangun tidak cepat rusak,” tegasnya.

Ia juga menyoroti masih banyaknya persoalan klasik seperti drainase yang tidak berfungsi, bahu jalan yang belum rapi, hingga tumbuhan liar yang dibiarkan.

Gubernur menargetkan sebelum musim hujan tiba, seluruh persoalan tersebut sudah dituntaskan.

“Saya ingin sebelum musim hujan tidak ada lagi air tergenang di jalan. Bahu jalan dibersihkan, saluran diperbaiki, jangan sampai air merusak jalan yang baru dibangun,” tegasnya.

Tak hanya itu, ia juga meminta aparat di daerah bersikap tegas terhadap pelanggaran, seperti pembangunan yang menutup saluran air.

“Tidak boleh ada yang menutup drainase atau membangun di luar garis. Kalau itu terjadi, dampaknya masyarakat sendiri yang kena banjir,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, gubernur juga menyoroti kendaraan bertonase besar yang melintas di ruas jalan provinsi dan mempercepat kerusakan jalan.

Ia menegaskan kendaraan berat tetap boleh melintas, namun harus diimbangi dengan peningkatan kualitas jalan, termasuk penggunaan konstruksi beton.

“Jalan ini selalu dilalui kendaraan berat, maka harus dirigit beton supaya lebih kuat,” tambahnya.

Anggaran Rp 306 Miliar untuk 8 Paket Jalan

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Lampung, M Taufiqullah, mengatakan pemprov Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp 306,025 miliar untuk penanganan jalan sepanjang 30,40 kilometer yang terbagi dalam 8 paket pekerjaan.

“Langkah ini untuk meningkatkan indeks kemantapan jalan provinsi di Lampung Tengah dari 89,15 persen pada 2025 menjadi 96,03 persen pada akhir 2026,” ujarnya.

Fokus Rigid Pavement di Dua Ruas Strategis

Dari delapan paket pekerjaan tersebut, dua ruas menjadi perhatian utama, yakni Metro–Kota Gajah dan Wates–Metro. Keduanya menggunakan metode rigid pavement atau perkerasan beton guna meningkatkan daya tahan jalan.

Ruas Metro–Kota Gajah (Link 018) memiliki panjang 14,222 km. 

Meski tingkat kemantapannya sudah mencapai 94,37 persen, tetap dilakukan rekonstruksi sepanjang 420 meter dengan target peningkatan menjadi 95,78 persen.

Sementara ruas Wates–Metro (Link 027) mendapat penanganan signifikan dengan nilai kontrak Rp 14,67 miliar. 

Proyek ini menargetkan perbaikan sepanjang 1.345 meter dalam waktu 180 hari kalender, dengan proyeksi peningkatan kemantapan dari 75,63 persen menjadi 80,97 persen.

Kondisi Jalan dan Dampak Ekonomi

Berdasarkan data 2025, total panjang ruas jalan provinsi di Lampung Tengah mencapai 270,214 km yang terdiri dari 12 ruas.

Adapun rinciannya, kondisi baik: 208,213 km,  Kondisi sedang: 32,686 km, Rusak ringan: 7,3 km, Rusak berat: 22,015 km. 

Perbaikan infrastruktur ini diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama pada sektor, Pertanian jagung dan padi. Produksi ubi kayu. Pertambangan batu dan pasir. Industri batu bata dan genteng. 

Saat ini, lanjutnya dari total 8 paket pekerjaan, sebanyak 5 paket telah terkontrak, sementara 3 paket lainnya masih dalam proses lelang.

"Kita berharap masyarakat dapat bersabar selama proses pengerjaan berlangsung, demi terciptanya jalan yang lebih baik, aman, dan nyaman untuk jangka panjang," pungkasnya. 

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.