BANJARMASINPOST.CO.ID - Pernah laris manis jadi aktor dan penyanyi, Aldi Taher kini banting setir jadi pengusaha.
Ia kini membuka usaha kuliner, Aldi's Burger di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Sudah tiga bulan berjalan, usaha tersebut kini naik daun bahkan viral.
Hal itu membuat pesanan yang datang ke Aldi's Burger melonjak signifikan.
Situasi ini jelas jadi angin segar bagi Aldi Taher selaku pemilik.
Namun di balik euforia itu, Aldi kini mengungkap awal mula dirinya memutuskan untuk banting setir dan mencoba peruntungan berbisnis.
Saat menjadi bintang tamu acara Rumpi belum lama ini, Aldi mengakui sempat sepi tawaran pekerjaan alias job di dunia entertainment.
"Kan di dunia entertainment, emang kalau lagi surut, surutnya ini (parah) banget?" tanya Feni Rose selaku host, dikutip dari Youtube Trans TV Official, Rabu (22/4/2026).
"Surut kak," jawab Aldi Taher.
Diungkap oleh bintang film Terowongan Casablanca ini, selama tahun 2025 lalu tawaran pekerjaan untuknya di dunia hiburan sangat minim.
"Ini kemarin 2025 aja aku kali nggak nyanyi turun nggak ada," akunya.
Baca juga: Harta Irwan Mussry Tak Buat Maia Estianty Kalap, Ayah Sambung Al Ghazali Sampai Dibuat Heran
Atas hal itu Aldi pun bertekad untuk membangun bisnis.
"Makannya aku dagang burger," tambah ayah empat anak ini.
Dalam membangun bisnis kulinernya kali ini, Aldi Taher mengaku mendapatkan dukungan penuh dari istri dan anak-anaknya.
"Ini tuh sebenarnya burger ini doa anakku, Jadi ada yang dagang burger depan rumahku, dia pakai mobil tuh aku sama aku nyobain makan terus bilang, 'Pa, ini enak, Pa'. Ah, bismillah, saya mau buka deh. Ya, alhamdulillah buka nih burger. Doa anak, doa istri, doa ibu semua. Alhamdulillah," tukasnya.
Di balik antrean panjang dan dagangan yang nyaris selalu habis, ada puluhan karyawan yang bekerja ekstra untuk memenuhi pesanan di restoran milik Aldi Taher.
Sejak dibuka Januari 2026, Aldis Burger terus mengalami peningkatan permintaan dari pembeli.
Dalam sehari, jumlah produksi bahkan mencapai ribuan porsi, jauh melampaui ekspektasi awal.
Agar bisa memenuhi tingginya permintaan, 20 karyawan Aldis Burger harus bekerja dengan ritme yang lebih tinggi dari biasanya.
Mereka menjadi garda terdepan dalam memastikan setiap pesanan tetap terlayani baik.
Gamma Atletika, Store Manager Aldis Burger, mengatakan, tekanan kerja meningkat seiring tingginya antusiasme pembeli.
"Customer antusias, kami harus bekerja ekstra," kata Gamma dikutip dari TribunTangerang.com, Kamis (9/4/2026).
Dalam sehari, timnya bisa memproduksi hingga 4.000 sampai 5.000 burger.
Jumlah tersebut menuntut kesiapan tenaga dan fokus yang tinggi dari seluruh karyawan.
"Dari Januari 2026 sampai sekarang, kami bisa memproduksi 4.000 sampai 5.000 burger per hari," kata Gamma.
Meski harus bekerja di bawah tekanan, kualitas produk tetap menjadi prioritas utama.
Untuk itu, proses produksi tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa.
"Kami menjaga kualitas produksi, kalau terlalu cepat, kualitas produknya juga nggak bagus," jelasnya.
Di tengah padatnya aktivitas dapur, perhatian juga datang dari Aldi Taher.
Aldi Taher memberikan pesan khusus ke para karyawan agar tetap menjaga kondisi tubuh.
"Pesan owner, harus tetap jaga kesehatan, vitamin juga sudah disediakan, tidur cukup," kata Gamma.
Karyawan juga diingatkan untuk menjaga waktu istirahat di tengah jadwal kerja yang padat.
(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)