TRIBUNNEWSMAKER.COM - Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina, kembali menjadi sorotan dunia internasional.
Fasilitas kesehatan yang selama ini dikenal sebagai simbol kemanusiaan tersebut dilaporkan telah dikuasai oleh Israel pada Selasa (21/4/2026).
Bangunan rumah sakit yang sebelumnya sudah mengalami kerusakan parah akibat serangan militer Israel Defense Forces (IDF) itu kini disebut ditempeli bendera Israel.
Tak hanya itu, terdapat pula tulisan “Rising Lion” yang terlihat jelas di area bangunan.
Tulisan tersebut bukan tanpa makna.
“Rising Lion” atau “Kebangkitan Singa” diketahui merupakan sandi operasi militer besar-besaran Israel yang sebelumnya digunakan dalam serangan terhadap Iran pada Juni 2025.
Operasi tersebut menyasar sejumlah situs penting, termasuk fasilitas nuklir dan target militer utama.
Baca juga: Bank BNI Akhirnya Minta Maaf, Suster Natalia Lega Semua Dana Umat Kini Dikembalikan Rp28 M Full
Nama “Rising Lion” sendiri memiliki rujukan simbolis yang kuat. Istilah ini dikaitkan dengan nubuat dalam Alkitab, tepatnya pada Kitab Bilangan 23:24, yang menggambarkan bangsa yang bangkit dengan kekuatan, keberanian, dan tekad layaknya seekor singa yang siap menerkam mangsanya.
Kondisi Rumah Sakit Indonesia di Gaza yang kini luluh lantak dan berada di bawah kendali militer menjadi perhatian banyak pihak.
Selain menyangkut aspek kemanusiaan, peristiwa ini juga menambah panjang daftar dampak konflik yang terus memanas di wilayah tersebut.
Dimuat media middle east eye menyebut bahwa Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia di Gaza ditempelkan bendera Israel dan frasa "Lihatlah, suatu bangsa bangkit seperti singa, dan seperti singa mengangkat dirinya".
Gambar spanduk baru tersebut mulai beredar di saluran Telegram Israel pada hari Senin, dengan salah satu saluran menulis:
"Batalyon 9208 Brigade Negev sedang bersiap untuk Hari Peringatan dan Hari Kemerdekaan di Rumah Sakit Indonesia, Jabalia".
Spanduk tersebut tampaknya merujuk pada sebuah ayat dari Taurat, yang juga menjadi inspirasi di balik nama sandi untuk perang Israel tahun 2025 melawan Iran - "Singa yang Bangkit".
Saat ini Rumah Sakit Indonesia tidak lagi dapat melayani pasien karena Israel berulang kali menargetkan fasilitas kesehatan tersebut selama perang mereka di Gaza.
Rumah sakit itu ditutup sejak tahun 2025 usai berkali-kali digempur oleh Israel.
Pemerintah Indonesia melalui akun X pun buka suara terkait dengan pendudukan di salah satu fasilitas Indonesia di Gaza tersebut.
Akun X Kementerian Luar Negeri RI, disebutkan bahwa Indonesia mengecam keras dan memprotes pemasangan spanduk bertuliskan “Rising Lion” oleh pasukan Israel di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza.
Penggunaan simbol dan propaganda militer di atas reruntuhan rumah sakit yang telah dihancurkan, terlebih dengan mengaitkannya pada operasi militer tertentu, merupakan tindakan yang sangat provokatif dan tidak dapat dibenarkan.
Ditegaskan pemerintah RI bahwa Rumah Sakit Indonesia adalah fasilitas sipil yang didedikasikan sepenuhnya untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat Gaza, bukan tempat untuk propaganda militer atau pesan intimidatif.
Sehingga tindakan Israel tersebut merupakan penghinaan terhadap fasilitas kemanusiaan yang dibangun dari solidaritas rakyat Indonesia untuk membantu rakyat Palestina.
Indonesia menegaskan bahwa rumah sakit dan seluruh fasilitas medis harus dihormati dan dilindungi sesuai hukum humaniter internasional.
Indonesia mendesak Israel untuk menghentikan segala tindakan yang melanggar perlindungan terhadap infrastruktur sipil serta memastikan akuntabilitas atas serangan terhadap fasilitas medis di Gaza.
(Tribunnewsmaker.com/Wartakotalive.com)