SURYA.CO.ID, SURABAYA - PT HM Sampoerna Tbk atau Sampoerna, menjadi salah satu perusahaan yang menerima penghargaan di ajang Surabaya Industrial & Labour (SIL) Festival 2026 yang digelar di Grand City Convex, Surabaya, pekan lalu.
Penghargaan SIL Award untuk kategori Perusahaan dengan Hubungan Industrial Harmonis tersebut diserahkan secara langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi pada malam penutupan SIL Festival 2026.
"Surabaya bisa hebat karena para pelaku usahanya adalah orang-orang yang luar biasa. Mereka bersama pemerintah membuka lapangan pekerjaan dan menggerakkan ekonomi," kata Eri saat menyerahkan SIL Award.
Dia juga menyebut keberhasilan pembangunan kota, khususnya dalam menggerakkan roda ekonomi dan menekan angka pengangguran, tidak mungkin dilakukan sendirian oleh pemerintah.
Oleh karena itu, pihaknya mengandeng sektor swasta atau pengusaha untuk memperkuat roda perekonomian.
Baca juga: Lowongan Direksi KBS Resmi Dibuka Lagi, Pemkot Surabaya Cari Profesional Berintegritas
SIL Award 2026 merupakan apresiasi bagi perusahaan yang berkontribusi nyata dalam pembangunan industri dan ketenagakerjaan di Surabaya.
SIL Award 2026 untuk kategori Perusahaan dengan Hubungan Industrial Harmonis merupakan apresiasi kepada perusahaan yang mampu membangun hubungan kerja yang stabil, dialogis, dan produktif.
Terkait kegiatan SIL, Eri memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelaku usaha di Kota Pahlawan, yang berhasil menyerap 1.200 tenaga kerja ber-KTP Surabaya melalui kegiatan Job Fair dalam rangkaian acara tersebut.
Eri menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan kota, khususnya dalam menggerakkan roda ekonomi dan menekan angka pengangguran, tidak mungkin dilakukan sendirian oleh pemerintah.
Oleh karena itu, pihaknya mengandeng sektor swasta atau pengusaha untuk memperkuat roda perekonomian.
Baca juga: Pembuang Sampah Sembarangan di Surabaya Disanksi Kerja Sosial Bersihkan Sungai 3 Hari
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro melaporkan bahwa antusiasme warga sangat tinggi.
Dari sekitar 3.000 pendaftar, sebanyak 1.920 peserta berhasil tersaring untuk mengikuti tahap walk-in interview dan psikotes.
“Kami berharap 1.000 lebih pekerja ber-KTP Surabaya bisa diterima dan ditempatkan di perusahaan sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing,” ungkap Hebi.
Tak hanya berhenti pada perekrutan, Pemkot Surabaya juga menyiapkan strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Hebi menjelaskan bahwa pihak Disperinaker bersama Kadin akan mulai menyusun Rencana Strategis pada 13 April mendatang untuk melakukan pelatihan vokasi dan pendampingan kelayakan ekspor bagi para UMKM.
"Ke depan, tentunya kami akan berkolaborasi dengan banyak pihak, terutama Kadin untuk menuntaskan masalah pengangguran di Kota Surabaya," pungkas Hebi.(rie/Sri Handi Lestari).