Evaluasi Persebaya Surabaya: Badai Cedera dan Strategi Rotasi Tim
Wiwit Purwanto April 20, 2026 03:32 PM

 

SURYA.co.id, Surabaya - Persebaya Surabaya tengah berada dalam sorotan setelah kekalahan 1-2 dari Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo.

Hasil ini memperpanjang tren negatif Bajol Ijo dan menambah tekanan menjelang rangkaian laga berikutnya.

Persebaya harus menghadapi badai cedera yang cukup serius. Sejumlah pemain inti seperti Ernando Ari, Bruno Moreira, dan Leo Lelis belum sepenuhnya fit, membuat pelatih Bernardo Tavares harus mencari alternatif di lini belakang dan depan.

Malik Risaldi, Gali Freitas, dan Bruno Paraiba juga baru pulih dari cedera, namun belum mencapai kondisi terbaik.

Hal ini membuat Persebaya kesulitan menjaga konsistensi permainan sepanjang laga.

Baca juga: Bruno Moreira Hilang 3 Laga Persebaya, Bernardo Tavares Buka Fakta Sebenarnya

Dalam laga melawan Madura United, Persebaya sebenarnya mendominasi permainan dengan 71 persen penguasaan bola.

Namun, ketidakmampuan memanfaatkan peluang menjadi masalah utama.

Dari 23 tendangan, hanya enam yang mengarah ke gawang, dan satu berbuah gol.

Tavares menilai timnya kalah karena akurasi finishing.

“Kami menciptakan banyak peluang, tapi ada masalah di akurasi. Kami menciptakan dinamika yang bagus, tetapi sayangnya kurang beruntung karena tembakan diblokir atau keluar,” ujarnya seusai laga.

Baca juga: Komentar Bonek Pecah Usai Persebaya Tumbang dari Madura United Di GBT “AYO EVALUASI JOL.”

Selain itu, ia menyoroti keputusan wasit yang dianggap merugikan tim.

Pelanggaran pada Bruno Paraiba di kotak penalti tidak digubris, serta gol kedua Madura United melibatkan pemain yang masuk lapangan tanpa izin wasit.

Pemain Francisco Rivera menyampaikan kekecewaan serupa.

“Kami sangat kecewa karena kami kalah. Tapi menurut saya, kami kontrol pertandingan dan ikuti rencana pelatih, hanya saja tidak bisa mencetak gol,” katanya.

Kondisi fisik pemain menjadi perhatian utama. Dengan jadwal padat, Persebaya harus memastikan pemain yang baru pulih cedera tidak dipaksakan tampil. Tavares menekankan pentingnya menjaga kebugaran agar tidak menambah daftar cedera.

Dukungan penuh Bonek di setiap laga menjadi energi tambahan. Meski kecewa, suporter tetap hadir di stadion dan memberikan semangat.

Hal ini diharapkan bisa membantu pemain mengatasi tekanan mental akibat hasil buruk.

Evaluasi menyeluruh diperlukan untuk memperbaiki performa tim.

Tavares menegaskan bahwa fokus utama adalah meningkatkan efektivitas serangan dan memperbaiki koordinasi lini pertahanan. Tanpa perbaikan, Persebaya akan kesulitan bersaing di papan atas.

Strategi Rotasi Menjelang Laga Padat

Persebaya menghadapi jadwal padat dalam beberapa pekan ke depan.

Mereka akan melawan Malut United, Arema FC, PSBS Biak, Persis Solo, Semen Padang, dan Persik Kediri. Rangkaian laga ini akan menjadi ujian berat bagi tim.

Tavares menyadari bahwa rotasi pemain menjadi kunci. “Kita harus fokus dari menit pertama sampai akhir. Jangan membuat kesalahan yang sama seperti yang kita lakukan di pertandingan sebelumnya,” tegasnya.

Dengan kondisi skuad yang pincang, pemain cadangan harus siap memberikan kontribusi maksimal.

Tavares menegaskan bahwa setiap pemain memiliki peran penting, terutama dalam menjaga intensitas permainan di tengah jadwal padat.

Risto Mitrevski menambahkan, “Madura tim yang bagus, mereka ada di zona degradasi, itu jadi motivasi lebih untuk mereka. Tapi ini tentang tim kita, kita harus bertahan dan menyerang sebagai satu kesatuan.”

Pertandingan melawan Malut United akan menjadi ujian pertama.

Tim harus bisa memanfaatkan peluang dan menjaga konsentrasi sepanjang laga.

Kemenangan akan menjadi modal penting untuk menghadapi laga berikutnya melawan Arema FC.

Derby Jawa Timur melawan Arema FC dipastikan berlangsung sengit.

Persebaya harus mempersiapkan strategi khusus untuk menghadapi tekanan suporter lawan. Rotasi pemain akan menjadi faktor penentu dalam menjaga stamina.

Laga melawan PSBS Biak dan Semen Padang bisa menjadi kesempatan untuk meraih poin penuh.

Namun, Persebaya tidak boleh meremehkan lawan. Fokus dan disiplin tetap diperlukan agar tidak kehilangan momentum.

Pertandingan melawan Persis Solo dan Persik Kediri akan menjadi penentu posisi di papan tengah.

Persebaya harus memanfaatkan dukungan penuh Bonek untuk mengakhiri tren negatif dan menjaga asa di papan atas.

Evaluasi strategi rotasi menjadi bagian penting dari persiapan tim. Tavares menekankan bahwa setiap pemain harus siap tampil kapan saja.

Hal ini untuk memastikan tim tetap kompetitif meski menghadapi jadwal padat.

Dengan rotasi yang tepat, Persebaya diharapkan bisa menjaga konsistensi permainan.

Dukungan suporter dan kerja keras pemain akan menjadi faktor utama dalam menghadapi tantangan ke depan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.