Perubahan Kebiasaan Rina Nose Usai Operasi Hidung, Kesulitan Minum hingga 3 Bulan Belum Ngupil
Ika Putri Bramasti April 20, 2026 03:44 PM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Komedian sekaligus presenter Rina Nose membagikan perubahan yang ia rasakan setelah menjalani operasi hidung.

Pada awal tahun 2026, Rina memutuskan melakukan prosedur operasi plastik di bagian hidungnya.

Tindakan tersebut ia jalani bersama dokter yang juga dikenal sebagai musisi, Tompi.

Setelah bentuk hidungnya berubah menjadi lebih mancung, Rina mulai merasakan berbagai penyesuaian dalam kesehariannya.

Bukan hanya dari segi penampilan, kebiasaan sehari-harinya pun ikut berubah.

Salah satu yang paling terasa adalah rasa khawatir hidungnya terbentur saat beraktivitas. Rina pun mengakui hal tersebut.

"Iya takut kepentok," ujar Rina, dikutip dari Instagram @obrolantiapwaktu_trans7, Senin (20/4/2026).

Pada awal tahun 2026, Rina Nose memutuskan melakukan prosedur operasi plastik di bagian hidungnya.
Pada awal tahun 2026, Rina Nose memutuskan melakukan prosedur operasi plastik di bagian hidungnya. (Instagram @rinanose16)

Baca juga: Rina Nose Putuskan Operasi Hidung dengan Dokter Tompi, Soroti Hasil yang Natural: Tidak Bengkak

Tak hanya itu, penyanyi lagu Maju Mundur Cantik tersebut juga sempat mengalami kesulitan saat minum karena posisi hidungnya kini lebih mudah menyentuh gelas.

"Awal-awal kan masih tinggi banget itu (hidung). Terus minum gue, mau minum ininya (gelasnya) kena (hidung). Beneran mentok ke sini (batang hidung) pas minum," bebernya sembari memperagakan.

"Oh begitu rasanya orang mancung," kelakarnya.

Selain itu, Rina merasakan perbedaan ketika tengah merias wajahnya.

"Gue kalau lagi pasang maskara, kan ada tangkai maskaranya, mentok ke sini (batang hidung)," tambahnya.

Bahkan, tiga bulan setelah operasi hidung, Rina mengaku belum pernah membersihkan dengan jari alias ngupil.

"Ini itu udah bulan ketiga, sampai saat ini gue belum ada keinginan ngupil," selorohnya.

Untuk menjaga hasil operasi hidungnya, komedian berusia 42 tahun itu, pilih pakai cara lain yakni dengan menggunakan alat pencuci hidung.

"Hidung teh disayang-sayang. Cuci hidung, habis itu dibersihin pelan-pelan pakai cotton bud," urainya.

"Ininya dijaga," tambahnya.

Alasan Operasi Hidung

Pemilik nama asli Nurina Permata Putri ini menilai operasi plastik bukan sekadar tindakan untuk mengubah penampilan, tetapi juga berkaitan dengan berbagai pertimbangan yang lebih kompleks.

Rina mengawali penjelasannya dengan menekankan bahwa operasi plastik kerap menjadi perdebatan ketika dibicarakan di ruang publik.

"OPERASI PLASTIK. SEBUAH KEPUTUSAN PRIBADI YANG MENJADI ARGUMENTATIF KETIKA MEMASUKI RANAH PUBLIK," ujar Rina, dikutip Tribunnews, Jumat (6/3/2026). 

Menurutnya, keputusan menjalani operasi plastik bukanlah sesuatu yang diambil secara sembarangan atau hanya mengikuti tren.

"Bagi saya, operasi plastik bukan sekedar prosedur untuk mengubah penampilan, apalagi cuma pengen ikut-ikutan."

Lebih lanjut, Rina menjelaskan bahwa proses tersebut melibatkan berbagai pertimbangan yang tidak sederhana.

"Melainkan sebuah keputusan etis dan estetis yang cukup rumit karena melibatkan banyak aspek."

Dalam penjelasannya, Rina juga menyinggung bahwa operasi plastik berkaitan dengan berbagai faktor teknis maupun biologis.

"Mulai dari pemahaman, perhitungan (rasio-geometri) bentuk wajah untuk mendapatkan bentuk yang sesuai-harmonis, juga aspek biologis (struktur tulang, kulit, fungsi jaringan, dll.) agar tidak berdampak pada masalah kesehatan," terangnya. 

Selain itu, Rina menilai faktor lingkungan dan kondisi geografis juga turut memengaruhi karakteristik fisik seseorang.

"Menyadari bahwa letak/posisi geografis di setiap belahan dunia berbeda, punya alam, pola, dan iklim yang berbeda yang memengaruhi gen, ciri fisik, termasuk bentuk wajah dan hidung, pilihan dan keputusan untuk mengubah bagian kecil itu merupakan sebuah tantangan," jelasnya. 

Ia juga mengingatkan bahwa setiap orang memiliki pertimbangan masing-masing dalam mengambil keputusan terkait tubuhnya.

"Setiap individu tentu punya pilihan dan pertimbangan masing-masing."

Pada akhirnya, Rina mengakui bahwa alasan estetika dan perawatan menjadi salah satu faktor utama dalam keputusannya.

"Bagi saya, dan tentunya bagi kebanyakan perempuan, estetika dan perawatan adalah alasan pasti secara umum. Karena bukan hanya hidung, tapi keseluruhan juga di-tune up untuk peremajaan," pungkas istri dari Josscy Vallazza. 

(Tribunnews.com/Yurika/Rinanda) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.