TRIBUNNEWS.COM - Manchester City berhasil memangkas jarak dengan Arsenal dan kini berada dalam posisi kuat untuk merebut puncak klasemen Liga Inggris pekan depan.
Kemenangan dramatis 2-1 atas Arsenal di Etihad Stadium, Minggu (19/4/2026) malam WIB, menjadi titik balik penting dalam persaingan gelar juara.
Gol pembuka City dicetak Rayan Cherki pada menit ke-16 lewat aksi solo yang brilian.
Arsenal langsung menyamakan kedudukan hanya 107 detik kemudian melalui Kai Havertz yang memanfaatkan kesalahan Gianluigi Donnarumma.
Erling Haaland kemudian menjadi pahlawan City dengan gol penentu pada menit ke-65, gol ke-23nya di liga musim ini.
Kemenangan ini membuat Manchester City kini hanya berjarak tiga poin dari Arsenal di puncak klasemen.
The Citizens juga memiliki satu pertandingan sisa lebih banyak ketimbang Arsenal, sehingga memiliki peluang yang besar untuk mengkudeta puncak klasemen.
Sementara itu, pelatih Manchester City, Pep Guardiola tak bisa menyembunyikan kepuasannya usai laga.
"Saya senang karena kita bisa memperpanjang harapan," kata Guardiola, dikutip dari SkySport, pada Senin (20/4/2026).
"Mungkin ini akan berlanjut sampai akhir, kita akan mencoba."
"Kami memiliki momentum, mereka juga memiliki momentum. Kami memiliki peluang, mereka juga memiliki peluang. Pada akhirnya, yang terpenting adalah selisih yang tipis," tandasnya.
Meski berhasil mengalahkan Arsenal, Guardiola meminta anak asuhnya untuk tetap rendah hati.
Apalagi posisinya saat ini masih di bawah The Gunners meski memiliki peluang untuk naik ke urutan pertama.
"Namun kenyataannya hanya satu hal, mereka berada di puncak klasemen. Kita harus menikmatinya, merayakannya, dan mengambil hal-hal baik ini," kata Guardiola.
"Tapi jangan sampai kehilangan fokus. Dalam tiga hari kita akan bertandang ke Burnley," lanjutnya.
Baca juga: Sisa Pertandingan Arsenal dan Manchester City di Liga Inggris Musim Ini
Kemenangan ini memberikan Manchester City kendali penuh untuk meraih gelar juara.
City kini memiliki momentu di bulan April dengan presentase kemenangan sebesar 80 persen.
Hal tersebut dapat menjadi modal bagi Erling Haaland dkk untuk menghadapi sisa laga di Liga Inggris musim ini.
Kini terdapat skenario yang cukup jelas bagi Manchester City untuk naik ke puncak klasemen pada pekan berikutnya.
Dijadwalkan City akan menghadapi Burnley di Turf Moor pada Kamis (23/4/2026) dini hari WIB.
Sementara itu, Arsenal baru akan bertanding pada Sabtu (25/4/2026) malam WIB melawan Newcastle United di Emirates Stadium.
Artinya, City memiliki kesempatan untuk memimpin klasemen sementara sebelum Arsenal bermain.
Skenario lebih mengejutkan bahkan bisa terjadi jika City menang atas Burnley dan Arsenal gagal menang melawan Newcastle, posisi puncak akan berganti tangan secara permanen hingga laga berikutnya.










Dengan hanya enam laga tersisa bagi City dan lima laga bagi Arsenal, setiap hasil kini bernilai sangat tinggi.
City yang tengah on fire kini bertekad meneruskan tren positifnya.
Di sisi lain, Arsenal gagal memanfaatkan peluang dan kini merasakan tekanan berat setelah tiga musim beruntun finis runner-up.
Menarik dinantikan, akankah City berhasil kudeta Arsenal pada pekan depan? atau Arsenal mampu bangkit dan mempertahankan tahta mereka?
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)