Selat Hormuz Ditutup Lagi, Pertamina: Dua Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab
Tribun-video April 20, 2026 08:42 PM

Dua kapal Pertamina International Shipping (PIS) yang tertahan di Teluk Arab, hingga Minggu (19/4/2026) belum dapat melintasi Selat Hormuz.

Kedua kapal tersebut yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro sudah tertahan di Teluk Arab sejak awal Maret 2026, akibat adanya perang Israel-Amerika Serikat vs Iran.

Pjs. Corporate Secretary Pertamina International Shipping, Vega Pita menyampaikan, PIS terus memonitor secara saksama perkembangan situasi yang sangat dinamis di Selat Hormuz.

"Kami terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk Kementerian dan otoritas berwenang, sambil tetap menyiapkan perencanaan pelayaran (passage plan) yang aman," papar Vega dikutip Minggu (19/4/2026).

Ia menegaskan, prioritas utama perusahaan adalah keselamatan seluruh awak kapal, keamanan kapal, serta muatannya. 

"Kami berharap kondisi di jalur tersebut segera membaik dan kondusif agar kapal Pertamina Pride serta Gamsunoro dapat segera melanjutkan pelayaran dengan aman," tuturnya.

Sebelumnya, Iran menyatakan membuka jalur pelayaran di Selat Hormuz pada Jumat (17/4/2026), menyusul kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon. 

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan, Selat Hormuz terbuka untuk semua kapal komersial selama periode gencatan senjata tersebut. 

"Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka untuk sisa periode gencatan senjata, pada rute terkoordinasi seperti yang telah diumumkan oleh Organisasi Pelabuhan dan Maritim Republik Islam Iran," tulis Araghchi di X dilansir CNN, Jumat (17/4/2026).

Saksikan LIVE UPDATE selengkepnya hanya di YouTube Tribunnews!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.