TRIBUNNEWS.COM - Update hasil babak pertama PSS Sleman vs Persiku Kudus terhias skor 1-0 di Stadion Meguwoharjo, Yogyakarta, pada laga lanjutan Liga 2 2025/2026, Senin (20/4) malam WIB.
Gol keunggulan PSS Sleman atas Persiku Kudus tercipta melalui sundulan Frederic Injai pada menit 40' yang memanfaatkan kemelut di mulut gawang.
Laga ini sempat memanas dan terhenti sejenak pada menit 36' ketika tim Super Elja, julukan PSS Sleman, meminta hadiah penalti kepada wasit utama, Rio Permana Putra.
Protes meminta penalti diawali dari insiden Frederic Injai terjatuh di dalam kotak penalti karena berbenturan dengan penjaga gawang Persiku Kudus, Riki Pambudi.
Namun minimnya benturan kedua pemain yang dalam posisi memperebutkan bola, membuat wasit Rio Permana mengambil keputusan bukan hadiah penalti bagi PSS Sleman.
Kini, PSS Sleman dengan keunggulan satu gol bisa menambah di 45' menit kedua. Pun bagi Persiku juga masih bisa menyamakan atau bahkan membalikkan kedudukan.
Persiku Kudus bertindak sebagai tim tamu, tampil terbuka. Mereka merespons positif atas permainan menyerang kubu PSS Sleman.
Dalam lima menit awal babak pertama, tempo pertandingan berjalan pelan. Meski sama-sama mengusung peragaan sepak bola offensif, namun kedua tim memilih bersabar dalam merangkai permainan.
Di menit keenam, PSS Sleman membuka peluang melalui sundulan Gustavo Tocantins. Memenangkan duel bola udara melawan Jaimerson, Gustavo Tocantins melepaskan heading di mulut gawang.
Namun usaha mantan striker Persikabo itu masih melambung di atas mistar gawang Persiku Kudus kawalan Riki Pambudi.
Berselang satu menit, PSS Sleman kembali meneror gawang Persiku Kudus lewat percobaan sepakan jarak jauh dari Terens Puhir. Namun upaya sang winger masih menyamping di sisi kanan gawang tim tamu.
Tak ingin ketinggalan dari Terens Puhiri, bek PSS Sleman Fachruddin Aryanto juga ikut melepaskan sepakan jarak jauh. Namun percobaannya masih belum on target.
Baca juga: PSS Sleman vs Persiku Kudus Malam Ini, 3 Poin Krusial dalam Penentuan Promosi Super Elja
Memasuki menit ke-11, permainan keras diperlihatkan kedua tim. Saling mengaitkan kaki untuk menghentikan pergerakan lawan diperagakan para pemain PSS dan Persiku.
Tocantins mendapatkan peluang keduanya di laga kali ini. Menunjukkan menit ke-16', melalui situasi sepak pojok yang dieksekusi Figo Dennis, bola mengarah ke area kecil kotak penalti Persiku.
Duel melibatkan Tocantins yang memenangkan duel bola udara. Sayang, headingnya masih berada di sisi melebar di sisi kanan gawang kawalan Riki Pambudi.
Riko Simanjuntak berada di sisi kiri permainan, belum menunjukkan aksi eksplosifnya dalam mengiris lini pertahanan Persiku. Sebaliknya, Terens di sektor sayap kanan, beberapa kali berhasil mengancam pertahanan tim Macan Muria, julukan Persiku.
Di menit ke-20, Terens Puhiri berhasil melepaskan umpan tarik menuju ke depan mulut gawang. Tetapi kesigapan Riki Pambudi berhasil memotong bola.
Laga menunjukkan menit ke-25. PSS Sleman mulai menunjukkan dominasi penguasaan bola. Sebaliknya, Persiku cenderung memilih menunggu sembari sesekali melepaskan serangan balik.
Rapatnya pertahanan Persiku Kudus membuat Terens Puhiri dan Riko Simanjuntak bertukar posisi.
PSS Sleman secara serangan dan penguasaan bolalebih dominan ketimbang tim tamu. Yang membedakan, PSS Sleman monoton dalam melancarkan serangan.
Umpan-umpan crossing yang dilepaskan dari kedua sisi mengandalkan Terens dan Riko, dapat dengan mudah diantisipasi Jaimerson. Skor 0-0 ketika laga menapak menit ke-30.
Pada menit ke-36' para pemain PSS Sleman meminta hadiah penalti karena Frederic Injai terjatuh di kotak terlarang. Frederic Injai terjatuh setelah terlibat minim kontak dengan kiper Persiku ketika sama-sama memperebutkan bola fifty-fifty.
Wasit Rio Permana Putra mengabaikan protes tim tuan rumah.
Berselang empat menit, PSS Sleman membuka keran gol melalui sundulan Frederic Injai, memanfaatkan kemelut di mulut gawang Persiku yang berasal dari situasi sepak pojok.
Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.
Daftar Susunan Pemain
PSS Sleman
Ega Rizky, Fachruddin Aryanto (C), Kevin Gomes, Lucas Gama, Dominikus Dion, Figo Dennis, Frederic Injai, Mohammad Saiful Djoge, Gustavo Tocantins, Riko Simanjuntak, dan Terens Puhiri.
Persiku Kudus
Riki Pambudi, Achmad Faris Ardiansyah, Aldo Claudio (C), Bhima Wibnu Fiki Ramadhan, Dhanu Syah Putra, Jaimerson, Achmad Subagja, Ifan Nanda, Caique Silvio Souza da Silva, Hugo Samir, dan Imam Bagus Kurnia.
(Tribunnews.com/Giri)