“Pada saat itu saya minta supaya kita dipertemukan dengan Kementerian Pendidikan tentang produk,” kata Scott dalam persidangan yang diterjemahkan ke Bahasa Indonesia.
=== vo==
Dilansir dari Tribunnews, Scott menyampaikan hal ini saat menjadi ssaksi dalam sidang kasus Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (20/4/2026).
Scott dihadirkan menjadi saksi secara daring dari kubu Nadiem Makarim.
“Sama sekali tidak,” tegas Scott.
Scott menyebut pertemuan dengan Nadiem saat itu lebih banyak membahas situasi pendidikan di Indonesia serta peluang kerja sama teknologi.
Ia menambahkan bahwa perusahaan dapat melakukan investigasi internal jika ditemukan dugaan pelanggaran atau indikasi korupsi dalam kerja sama bisnis.
Diketahui, Nadiem Makarim kini tengah menghadapi kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook Kemendikbudristek di masa jabatannya.
Proyek itu disebut menyebabkan kerugian negara Rp 2,1 triliun.
Dalam kasus ini Nadiem telah mengajukan eksepsi, namun hakim menolak eksepsi itu dan meminta sidang dilanjutkan ke tahap pembuktian.