KSP CU Femung Pebaya Luncurkan Komunitas Teritori, Dekatkan Pelayanan Merata di Kalimantan Utara
Cornel Dimas Satrio April 20, 2026 10:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Pelayanan keuangan berbasis pemberdayaan mulai didekatkan ke tingkat desa melalui pembentukan Komunitas Teritori guna menjangkau belasan ribu anggota untuk pemerataan jangkauan wilayah.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari peta jalan atau roadmap lembaga untuk memperpendek jarak pelayanan informasi kebijakan, simpanan, hingga urusan pinjaman bagi seluruh anggota.

Pembentukan komunitas ini dilaksanakan serentak di dua titik utama pada Jumat (17/4/2026), yakni melalui Kantor Cabang CU Femung Pebaya di Kecamatan Malinau Kota yang dipusatkan di Desa Budaya Tanjung Keranjang.

Secara bersamaan, peluncuran juga dilakukan oleh Kantor Cabang Mulun Do di Kecamatan Malinau Barat yang menjangkau komunitas di Desa Sempayang sebagai basis pelayanan baru.

Ketua Pengurus Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Credit Union (CU) Femung Pebaya Henry Fangiran menjelaskan setiap komunitas yang terbentuk nantinya akan didampingi secara intensif oleh Kelompok Inti Pendamping atau KIP.

Para petugas KIP ini merupakan anggota yang berdomisili di wilayah setempat, sehingga mereka memahami betul karakteristik dan kebutuhan masyarakat di lingkungannya masing-masing.

20042026 KSP CU Femung Pebaya 02
KOMUNITAS TERITORI - KSP CU Femung Pebaya luncurkan Komunitas Teritori serentak di Desa Budaya Tanjung Keranjang dan Desa Sempayang, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Jumat (17/4/2026) Langkah ini bertujuan untuk memperpendek jarak pelayanan informasi kebijakan, simpanan, hingga urusan pinjaman bagi seluruh anggota.

"Tujuan dari pembentukan komunitas teritori ini adalah untuk bagaimana memberikan pelayanan yang semakin lebih dekat dengan anggota sehingga anggota yang jarak tempuhnya dari kantor mungkin cukup jauh. Mereka dalam ingin mengetahui informasi tentang CU, tentang perubahan kebijakan, mungkin tentang simpanan dan pinjaman dan seterusnya itu nanti anggota cukup berkomunikasi dengan kelompok inti pendamping," ujar Henry.

Kehadiran relawan pendamping di tingkat desa diharapkan mampu mempercepat literasi keuangan serta merespons kebutuhan anggota secara lebih personal tanpa harus menghabiskan waktu menuju kantor cabang.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa sebagai koperasi terbesar di wilayah ini, KSP CU Femung Pebaya berkomitmen menjalankan fungsi sosial dan ekonomi secara berdampingan.

Setelah peluncuran di Malinau Kota dan Malinau Barat, program serupa dijadwalkan merambah wilayah lain seperti Pulau Sapi, Loreh, hingga merambah ke wilayah Kabupaten Tana Tidung ,Kabupaten Nunukan secara bertahap.

Lembaga menargetkan pembentukan sedikitnya 100 Komunitas Teritori hingga akhir tahun 2026 sebagai upaya nyata dalam meningkatkan taraf hidup anggota melalui pendampingan keuangan yang disiplin.

Inovasi ini juga dipandang sebagai bentuk pengabdian besar lembaga kepada negara dalam rangka memperkuat struktur ekonomi nasional mulai dari unit terkecil di tingkat desa dan komunitas.

Kesejahteraan yang dibangun di tingkat anggota diyakini akan memberikan dampak domino terhadap stabilitas ekonomi daerah dan nasional secara berkelanjutan.

"Keberadaan kita di CU ini tidak semata-mata untuk hal-hal yang terkait dengan material, tapi bagaimana kita bisa memberikan kontribusi bagi kehidupan, bagi peningkatan kesejahteraan anggota, dan kami punya mimpi kecil bagaimana kami bisa berkontribusi bagi negara ini," katanya.

20042026 KSP CU Femung Pebaya 03
KOMUNITAS TERITORI - Wakil pengurus II KSP CU Femung Pebaya, Hotlan Sinambela, S.AP saat peluncuran Komunitas Teritori serentak di Desa Budaya Tanjung Keranjang dan Desa Sempayang, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Jumat (17/4/2026).

Henry menambahkan, kemandirian ekonomi belasan ribu anggota CU adalah bukti nyata kontribusi koperasi dalam menekan angka kemiskinan di Indonesia.

Upaya ini menegaskan posisi KSP CU Femung Pebaya bukan sekadar lembaga simpan pinjam, melainkan motor penggerak perubahan sosial bagi masyarakat Kalimantan Utara.

Saat ini, KSP CU Femung Pebaya mengelola amanah dari 12.657 anggota.

Lembaga ini terus bertransformasi menjadi lebih inklusif dan modern, tanpa meninggalkan akar kerakyatannya.

Dengan sistem yang terintegrasi hingga tingkat komunitas, diharapkan seluruh anggota dapat mengakses modal dan informasi pengembangan usaha dengan mudah.

Selain itu, penguatan komunitas di setiap wilayah akan dievaluasi secara berkala.

Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap kebijakan lembaga tersampaikan secara akurat kepada seluruh lapisan anggota tanpa terkecuali.

(adv)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.