Bupati Ratu Wulla Resmikan Dapur MBG Wee Rena, Minta Jangan Pasok Kebutuhan  Dapur MBG Dari Luar
Apolonia Matilde April 21, 2026 06:19 AM

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

 

POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA - Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T meresmikan beroperasinya Satuan Pelayanan Pemenuhan gisi (SPPG)  Wee Rena atau Dapur MBG Wee Rena  di Desa Wee Rena, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Senin 20 April 2026.

Ratu Wulla meminta agar pengelola dapur MBG yang beroperasi di Sumba Barat Daya agar jangan memasok bahan kebutuhan dapur MBG dari luar Sumba seperti beras, daging ayam, sayur dan buah-buahan serta lainnya.

Ia mempersilahkan pengelola dapur MBG dapat membeli kebutuhan dapur MBG kepada kelompok tani yang tersebar di SBD.  "Jangan harus dalam jumlah banyak, tapi kalau petani datang membawa satu dua buah pepaya, dua tiga sisir pisang, satu karung sayur dan lainnya maka pengelola dapur MBG harus membelinya. Cara ini untuk memacu kelompok tani berusaha menanam sebanyak-banyaknya,' ujarnya.

Menurut Ratu Wulla, kehadiran program MBG selain untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah  juga berdampak positip terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Caranya adalah pengelola dapur MBG harus membeli bahan kebutuhan dapur MBG seperti sayur-sayuran,  buah dan daging serta lainnya dari petani Sumba Barat Daya.

Dengan demikian, katanya, anggaran MBG yang begitu besar masuk Sumba Barat Daya tidak boleh keluar Sumba. Data sementara diperoleh dalam sebulan,  rata-rata satu dapur MBG mengelola anggaran belanja sekitar Rp 1,2 miliar.  

Saat ini, katanya, sudah ada delapan dapur MBG  termasuk dapur MBG Wee Rena dari target 40-an dapur MBG sudah beroperasi di wilayah ini.  Berapa besar anggaran MBG yang beredar  sebulan di Sumba Barat Daya.

Untuk itu, ia mempersilahkan pengelola MBG bekerja sama dengan kelompok tani untuk mempersiapkan bahan kebutuhan dapur MBG sesuai standar yang ditetapkan.

Ratu Wulla menghimbau para petani Sumba Barat Daya agar memanfaatkan peluang pasar MBG ini dengan rajin menanam sayur-sayuran yang baik dan berkualitas,  buah-buahan, beternak ayam pedaging, beternak ayam petelur dan lain-lain.

Sementara itu Ketua Yayasan Dua Ate Sumba  Kasih yang membawahi Dapur MBG Wee Rena, Theresia Abriana Tallu, S.Sos, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada  pemerintah daerah atas dukungannya sehingga hari ini SPPG Wee Rena resmi beroperasi.

Kehadiran SPPG Wee Rena sebagai sebuah panggilan mulia  untuk menyediakan makan bergizi gratis bagi  anak-anak daerah ini sehingga dapat meningkatkan gizi, sekaligus dapat membantu mengurangi angka stunting yang tergolong masih tinggi pula.

Untuk itu, ia meminta dukungan semua pihak agar pengelolaan dapur MBG Wee Rena  berjalan aman dan lancar. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.