Umuh Muchtar Kecewa Gol Dewa United Tetap Disahkan Padahal Bola Sudah Keluar, Singgung Soal VAR
Mutiara Suci Erlanti April 21, 2026 08:11 AM

 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG- Manager Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengaku kecewa dengan tidak dianulirnya gol pertama Dewa United ke gawang Persib Bandung pada Super League Indonesia 2025/2026 di Banten International Stadium, Senin (20/4/2026).

Pertandingan sengit tersebut berakhir imbang 2-2, meski Persib awalnya sempat tertinggal dua gol dari tuan rumah, Dewa United.

Menurut Umuh Muchtar, hasil draw ini 2-2 ini dikarenakan wasit yang memimpin pertandingan.

Adapun wasit yang memimpin pertandingan adalah Yoko Suprianto, dan Wasit VAR Sance Lawita.

Baca juga: Komentar Bojan Hodak Mengenai Wasit Yoko Suprianto yang Pimpin Laga Persib Bandung Lawan Dewa United

"Terus terang saja, ini karena wasit. Kalau ini mah mutlak karena wasit. ​Semua orang itu puluhan juta mungkin ratusan juta yang nonton ya. Karena bukan Persib saja yang nonton, di mana pun juga banyak orang yang menonton," kata Umuh, saat dihubungi setelah laga.

Umuh menjelaskan, di gol pertama itu, bola sudah keluar lapangan, tapi masih saja disahkan golnya.

"Yang pertama itu mutlak keluar, mutlak bola di luar. ​Makanya dari kita pun pada diam semuanya, dibiarkan, karena sudah tahu bahwa itu bola di luar," ujar Umuh.

Sebab memang sebelum gol terjadi, bola yang dikejar Messidoro terlihat sudah keluar lapangan, lalu ia menggiring bola dan melepaskan umpan ke mulut gawang.

Saat itu, para pemain Persib terlihat diam karena mengira bola sudah keluar lapangan dan bola tersebut disambut Alex Martin hingga menjebol gawang Teja.

Yoko saat itu terlihat berkomunikasi dengan wasit VAR, tapi ia tak mengecek VAR dan langsung mengesahkan gol tersebut.

Umuh mengatakan, memang Dewa United merupakan tim yang bagus dan pihaknya memperhitungkan, tapi kalau secara gamblang sudah di atas kertas dari awal seperti itu.

"Karena kita teledor, tidak diperhatikan bahwa merasa itu sudah out, bola pertama dibiarkan. Ya sudah, apa boleh buat lah, sangat menyakitkan," kata dia.

Saat disinggung wasit VAR, Sanse Lawita, merupakan wasit yang pernah bermasalah dan mendapat sanksi di 2022, Umuh mengatakan, sudah jelas pernah kena sanksi, dia sudah jelas bermasalah malah bisa untuk menjaga di VAR.

"Ini tidak masuk akal, sangat sedih lihat Bobotoh ini, sampai sekarang motor masih mengikuti kita (jalan luar stadion). Bobotoh penuh pas mau masuk penuh, pas keluar pun di luar penuh. Di jalan-jalan pun penuh Bobotoh yang menyambut. Mereka tetap eksis, tetap mendukung," tuturnya.

Umuh mengaku, dari awal pun tahu ini wasit bermasalah, kenapa tak menggunakan wasit dari luar, dari Jepang atau dari China.

"Ya, buat apa kita protes pun percuma, tidak ada protes yang dikabulkan," kata Umuh.

Walau demikian Umuh tak menyangkal pihaknya akan melayangkan surat protes, supaya jadi catatan saja.

"Tapi ini sudah kebiasaan seperti ini, mudah-mudahan Ketua PSSI, Erick Thohir akan lebih jeli, Erick Thohir jangan takut juga sama para pengikutnya. Bahaya ini, mau ke mana main bola Indonesia ini, perwasitan di Indonesia," katanya.

Umuh mengatakan, timnya dikalahkan oleh wasit, sebab di gol pertama bola sudah keluar, sudah out bukan 1-2 senti.

"Ini kan jauh sekali bolanya kita punya data. Ini saya akan viralkan data ini biar tahu seluruh Indonesia keadaannya," ujar Umuh.

Umuh mengatakan, pihaknya semuanya kecewa (dengan kondisi itu), para pemain sangat sakit.

"Tapi saya sudah menyampaikan, masih ada waktu enam laga lagi. Menang, menang, menang, intinya di situ. Kalian tetap semangat, insyaallah kita juara. Tapi memang sekarang jadi ketar-ketir gitu kan," katanya.

Hal tersebut lantaran kini jarak Persib dan Borneo semakin dekat hanya terpaut dua poin, Persib memilki poin 65 dan Borneo FC memilki poin 63. Sedangkan Persija Jakarta yang berada di posisi ketiga memilki poin 58.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.