KA Sangkuriang Segera Meluncur, Banyuwangi Kini Tersambung Langsung dengan Bandung
Rendy Nicko Ramandha April 21, 2026 09:57 AM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, BANYUWANGI - Kereta Api (KA) Sangkuriang akan segera meluncur dengan relasi Bandung - Ketapang PP. Adanya kereta api ini akan membuat Banyuwangi makin tersambung dengan kota-kota besar lain, termasuk Bandung, Jawa Barat.

KA Sangkuriang akan beroperasi perdana dari Stasiun Ketapang pada 2 Mei mendatang. Kereta ini  diproyeksikan menjadi alternatif perjalanan jarak jauh yang melintasi beberapa kabupaten/kota di Pulau Jawa.

Kereta api ini terdiri dari 1 kereta compartment dengan kapasitas 16 tempat duduk, 4 kereta eksekutif stainless steel dengan total 200 tempat duduk (masing-masing 50 tempat duduk), serta 3 kereta ekonomi stainless steel dengan total 240 tempat duduk (masing-masing 80 tempat duduk).

Rangkaian ini juga dilengkapi dengan 1 kereta restorasi dan 1 kereta pembangkit.

Baca juga: Banyuwangi Ethno Carnival 2026, Pemkab Banyuwangi Gelar Proses Audisi

Baca juga: Persib Bandung Butuh Pemain Depan Baru? Pilar PSBS Biak Bisa Jadi Opsi, Statistiknya Ungguli 2 Nama

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro mengatakan, KA Sangkuriang akan menempuh jarak mencapai 1.002 kilometer yang melintasi Jember, Lumajang, Surabaya, Solo, Yogyakarta, Ciamis, Tasikmalaya hingga tujuan akhir Bandung.

'Hal ini menegaskan komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang mampu menjangkau wilayah yang lebih luas secara langsung," ujar dia, Selasa (21/4/2026).

Ia menyebut, peluncuran KA Sangkuriang menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.

“KA Sangkuriang hadir membawa suasana baru dalam layanan perjalanan kereta api, tidak hanya menambah pilihan moda transportasi, tetapi juga memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan efisien bagi masyarakat," ujarnya.

Dengan rute langsung Ketapang–Bandung tanpa transit, ia menyebut, pelanggan kereta api kini dapat menikmati perjalanan jarak jauh dengan lebih efisien.

Pihaknya berharap, kehadiran kereta api ini akan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

"Sepanjang lintasan perjalanan, pelanggan dapat dengan mudah mengakses berbagai potensi wisata, mulai dari keindahan alam, kekayaan kuliner, hingga nilai sejarah dan budaya yang tersebar di berbagai wilayah yang dilalui," ujarnya.

Yang menarik, KAI memberikan promo khusus berupa diskon sebesar 50 persen untuk perjalanan perdana relasi Bandung–Ketapang yang berlangsung pada 1 Mei 2026.

Program ini diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk mencoba pengalaman baru menggunakan KA Sangkuriang.

Banyuwangi Andalan

Kabupaten Banyuwangi tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penumpang terbanyak di wilayah KAI Daop 9 Jember pada triwulan I 2026. Seluruh stasiun di Banyuwangi telah melayani sebanyak 795.810 penumpang dari 26 perjalanan kereta api.

Dari jumlah tersebut, Stasiun Banyuwangi Kota menjadi yang paling dominan dengan total 228.057 penumpang.

Jumlah tersebut lebih banyak daripada Kabupaten Jember 679.790 penumpang, Kabupaten/Kota Probolinggo 83.959 penumpang, Kabupaten Lumajang 43.237 penumpang, dan Kabupaten Pasuruan yang melayani 32.392 penumpang.

"Dari sisi pertumbuhan, Kabupaten Banyuwangi mencatat kenaikan tertinggi sebesar 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara Kabupaten Jember mengalami peningkatan sebesar 6,8 persen," tambah dia.

Menurut Cahyo, peningkatan di Banyuwangi dipengaruhi tren wisata di awal tahun serta tingginya minat masyarakat dalam menggunakan kereta api sebagai moda transportasi selama periode Angkutan Lebaran. 

(Aflahul Abidin/TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.