Chelsea Mengerahkan Segala Upaya untuk Mendatangkan Diego Simeone, Ulang Sukses Era Jose Mourinho
Khairil Rahim April 21, 2026 09:05 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Chelsea dilaporkan tertarik untuk menunjuk manajer Atletico Madrid, Diego Simeone, sebagai pelatih kepala mereka berikutnya.

Diego Simeone sering disebut sebagai reinkarnasi taktis dari José Mourinho di masa kejayaannya saat di era Chelsea 2004-2006.

Kesamaan keduanya terletak pada filosofi "menang lebih penting daripada bermain cantik". Simeone, seperti Mourinho, membangun tim dari lini belakang.

Fakta bahwa Chelsea saat ini sangat rapuh dalam transisi bertahan membuat Simeone dianggap sebagai obat penawar yang paling pas.

Jika Mourinho dikenal dengan istilah "Park the Bus", Simeone menyempurnakannya dengan sistem mid-block yang menyesakkan lawan.

Menurut laporan dari media Spanyol Fichajes, Chelsea bertekad untuk menyelesaikan kesepakatan untuk Diego Simeone, dan masih harus dilihat apakah mereka akan berhasil.

Baca juga: Chelsea Kembali Negoisasi Merekrut Penerus Ngolo Kante Saat Man Utd Juga Ingin Merekrut

Baca juga: Fernandes Luar Biasa Memimpin Man Utd Meraih Kemenangan Penting Atas Chelsea Perburuan Liga Champion

Liam Rosenior berada di bawah tekanan besar setelah awal yang mengecewakan di Liga Premier bersama Chelsea.

Chelsea sedang kesulitan saat ini, dan mereka bisa saja gagal lolos ke Liga Champions UEFA. Terlepas dari hasil buruk mereka, performa mereka juga cukup mengecewakan. Kurangnya usaha dari para pemain juga menjadi masalah.

Kita harus melihat apakah manajer Chelsea dapat membalikkan keadaan dalam beberapa minggu mendatang.

Gagal lolos ke Liga Champions akan menjadi pukulan telak bagi mereka.

The Blues telah menghabiskan banyak uang dalam beberapa tahun terakhir, dan mereka perlu menyeimbangkan keuangan.

Pendapatan dari kualifikasi Liga Champions akan sangat penting bagi mereka. Sementara itu, manajer Chelsea memiliki kontrak jangka panjang hingga 2032.

Memecatnya akan menjadi keputusan yang mahal bagi Chelsea. Kita masih harus melihat bagaimana situasi ini akan berkembang.

Diego Simeone akan menjadi pilihan yang sangat bagus untuk Chelsea.

Sementara itu, Simeone sangat dihormati di seluruh Eropa, dan dia telah melakukan pekerjaan luar biasa di Atletico Madrid.

Dia telah membuat mereka tetap kompetitif melawan Real Madrid dan Barcelona meskipun bekerja dengan sumber daya terbatas.

Atletico Madrid telah mencapai semifinal Liga Champions UEFA musim ini, dan akan menarik untuk melihat apakah dia dapat membimbing mereka meraih trofi besar.

Pria asal Amerika Selatan berusia 55 tahun ini telah memimpin 790 pertandingan untuk Atletico Madrid, dengan rata-rata 1,98 poin per pertandingan.

Selain itu, ia telah memenangkan gelar La Liga dua kali bersama mereka, Liga Europa dua kali, dan menjadi runner-up di dua final Liga Champions.

Ia juga telah mempersembahkan trofi domestik, seperti Copa del Rey dan Piala Super Spanyol. Simeone juga telah memenangkan dua Piala Super UEFA.

Masih harus dilihat apakah dia siap pindah ke Liga Primer. Pelatih asal Argentina ini juga pernah dikaitkan dengan kepindahan ke Inggris di masa lalu .

Tidak diragukan lagi bahwa dia adalah manajer berkualitas. Dia telah membangun tim yang tangguh di klub Spanyol tersebut, dan dia bisa melakukan lebih banyak lagi di klub dengan sumber daya yang besar.

Chelsea akan mampu mendukung Simeone secara signifikan di bursa transfer, dan ia bisa membangun tim juara bersama mereka.

Namun, pelatih berusia 55 tahun itu memiliki proyek menarik di Atletico Madrid, dan akan sangat mengejutkan jika ia memutuskan untuk meninggalkan mereka.

Profil Strategis: Diego Simeone (El Cholo)

  • Klub Saat Ini: Atletico Madrid
  • Formasi Favorit: 4-4-2 (Defensive Block) atau 5-3-2
  • Gaya Permainan: Cholismo (Pertahanan berlapis, transisi kilat, dan intensitas fisik tinggi).
  • Nilai Kontrak/Kompensasi: Diperkirakan mencapai Rp513 Miliar hingga Rp580 Miliar per tahun (Setara €30-34 Juta).

Kelebihan: Kepemimpinan karismatik, organisasi pertahanan terbaik di dunia, dan kemampuan memotivasi pemain "rata-rata" menjadi petarung elite.

Kekurangan: Gaya main yang dianggap terlalu pragmatis/bertahan, sering mengoleksi kartu kuning di pinggir lapangan, dan tuntutan gaji yang sangat tinggi.

Analisis Statistik Komparatif 2025/2026

Data diambil berdasarkan performa di liga domestik masing-masing hingga pekan ke-31 musim 2025/2026.

Indikator Statistik Diego Simeone (Atletico Madrid) Enzo Maresca (Chelsea)

  • Rata-rata Poin per Laga 2.15 1.68
  • Persentase Kemenangan 64 persen 48 %
  • Kebobolan per Laga 0.82 Gol 1.45 Gol
  • Clean Sheets 14 Pertandingan 7 Pertandingan
  • Penguasaan Bola (Avg) 46b %
  • Anggaran Belanja Pemain Rp1,2 Triliun Rp3,8 Triliun

Sumber Data: Transfermarkt, Opta Analyst, dan Squawka (Verified 2026).
Komparasi DNA: Kembaran Taktis Top Dunia

Fakta Penting dan Rumor Terbaru

Minat Klub Lain: Selain Chelsea, Inter Milan dilaporkan terus memantau situasi Simeone jika Simone Inzaghi memutuskan hengkang ke Timnas Italia.

Nilai Transfer/Kompensasi: Mengingat kontraknya di Atletico, Chelsea harus merogoh kocek sekitar Rp342 Miliar (Rp342.180.000.000) hanya untuk menebus sisa kontraknya saja.

Fakta Mengejutkan: Hingga April 2026, Atletico Madrid asuhan Simeone menjadi tim dengan jumlah kemenangan 1-0 terbanyak di lima liga top Eropa. Ini berbanding terbalik dengan Chelsea yang musim ini sering kehilangan poin setelah sempat unggul terlebih dahulu.

Koneksi Pemain: Simeone dikabarkan hanya mau pindah jika Chelsea menjamin retensi pemain petarung seperti Conor Gallagher dan tidak menjual aset defensif utama mereka.
 
Sumber : The Hard Tackle

(Banjarmasinpost.co.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.