Kronologi Mobil Dicegat Pria Berpakaian Hitam di Daan Mogot Jakbar, Polisi Akui Pelakunya Anggota
Jaisy Rahman Tohir April 21, 2026 09:52 AM

TRIBUNJAKARTA.COM, GROGOL PETAMBURAN - Aksi pencegatan sebuah mobil oleh sekelompok pria berpakaian serba hitam di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, viral di media sosial.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (18/4/2026) sekira pukul 15.30 WIB, saat mobil itu tengah dalam perjalanan pulang menuju Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Dalam video yang beredar, mobil tiba-tiba dipepet oleh tiga sepeda motor yang membawa enam pria.

Mereka mengenakan pakaian hitam dan sebagian menutup wajah.

Para pria tersebut kemudian menghentikan kendaraan secara paksa dan mengaku sebagai anggota kepolisian dari Polres Metro Jakarta Barat.

Penumpang mobil itu menyebut, ia mulai diikuti sejak melintas di depan Kompleks Casa Jardin, sebelum akhirnya dicegat di Jalan Daan Mogot.

"Sekitar jam 15.30 WIB mobil saya tiba-tiba dicegat tiga motor dan enam orang mengaku polisi dan teriak-teriak agar saya buka pintu mobil dan dituduh ambil narkoba dari kawasan Cengkareng," tulis keterangan dalam video yang viral.

Dalam kondisi panik, penumpang mobil akhirnya membuka pintu mobil.

Salah satu pria kemudian masuk ke dalam kendaraan dan duduk di kursi belakang, sambil terus meminta agar mobil ditepikan untuk dilakukan penggeledahan narkoba.

Merasa situasi mencurigakan, penumpang mobil itu sempat menghubungi rekannya yang bertugas di Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat.

Tak lama setelah itu, para pria tersebut pergi meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor.

Polisi Benarkan Pelaku Anggota

Kapolsek Grogol Petamburan, Reza Aditya, membenarkan bahwa pria-pria dalam video tersebut merupakan anggota kepolisian.

Ia menjelaskan, tindakan pencegatan dilakukan berdasarkan laporan masyarakat terkait dugaan transaksi narkoba di lokasi tersebut.

"Memang itu dari personel kami, karena sebelumnya menerima laporan anonim terkait dugaan pelanggaran," ujarnya dikonfirmasi, Senin (20/4/2026) malam.

Menurutnya, anggota berniat melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang dicurigai.

Namun, pengemudi disebut tidak kooperatif dan justru merekam kejadian tersebut.

Meski demikian, polisi akhirnya melepaskan kendaraan tersebut karena situasi di dalam mobil, termasuk adanya anak di bawah umur.

Diperiksa Propam

Terkait tindakan anggota yang dinilai berlebihan, pihak kepolisian memastikan akan melakukan evaluasi.

Saat ini, para anggota yang terlibat tengah menjalani pemeriksaan internal oleh Propam untuk mempertanggungjawabkan tindakan mereka di lapangan.

Kasus ini pun masih berlanjut, dan polisi berupaya mencari identitas pengemudi mobil untuk dimintai klarifikasi lebih lanjut.

"Sampai saat ini kita lagi masih mencari identitas yang memviralkan videonya ini untuk mau kita mediasikan. Iya, sekarang kita masih berusaha buat nyari," ucap Reza.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.