TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Ditresnarkoba Polda Metro Jaya membongkar pabrik tembakau sintetis di kawasan Senen, Jakarta Pusat.
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menangkap seorang pemuda berinisial R (25) pada Jumat (17/4/2026).
"Pengungkapan dilakukan sekitar pukul 22.30 WIB setelah petugas menerima informasi masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika," kata Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Indah Hartantiningrum, Selasa (21/4/2026).
Berbekal informasi dari masyarakat, polisi bergerak ke sebuah apartemen di kawasan Salemba untuk melakukan penyelidikan.
Di apartemen itulah pelaku memproduksi tembakau sintetis hingga siap diedarkan.
Berdasarkan hasil penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa tembakau sintetis siap edar, ganja, bibit tembakau sintetis, hingga sejumlah peralatan produksi seperti kompor listrik, bejana, botol alkohol, dan alat semprot.
"Selain itu, ditemukan pula kemasan siap pakai, plastik klip, serta timbangan digital yang diduga digunakan untuk proses distribusi," ungkap Indah.
Di lokasi tersebut, pelaku menyimpan 5 Kg tembakau sintetis hasil produksi dan ratusan gram bibitnya. Pelaku mengedarkan narkoba tersebut lewat media sosial.
"Untuk modus penjualan jenis narkotika tembakau sintetis melalui akun media sosial yang dihubungkan oleh penjual dan juga pembeli," ujar Indah.
Dikutip dari laman BNN, berikut beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan, yaitu :
Pelibatan keluarga
Sikap orang tua di dalam keluarga menjadi peran penting untuk memberikan keyakinan tentang penggunaan narkoba, dengan memperbaiki pola parenting dalam rangka menciptakan komunikasi yang lebih intens dan penuh tanggung jawab agar fungsi-fungsi keluarga terpenuhi sehingga generasi muda dapat merasa nyaman, aman dan bahagia bersama keluarga tanpa mencari kebahagiaan diluar rumah yang tidak diketahui baik buruknya.
Kegiatan yang positif
Menggunakan waktu luang untuk bersantai bersama keluarga, belajar rutin di rumah/kursus, berolahraga dilingkungan atau ikut serta dalam kegiatan organisasi yang memberikan pengaruh positif baik.
Kampanye anti narkoba
Melalui kegiatan ini maka, pihak yang berwenang dalam penanggulangan narkoba, seperti BNN RI harus lebih massif dalam menjelaskan pesan anti narkoba melalui social media berupa poster/video.
Di samping itu, kampanye anti narkoba dapat dilakukan melalui seminar ke sekolah-sekolah agar pelajar semakin paham tentang bahaya narkoba.
Baca juga: Stafsus Gubernur Pramono: Pemprov Jakarta Gelontorkan Hibah Rp 300 untuk Guru Honorer Madrasah
Baca juga: Stafsus Gubernur Tanggapi Kisah Pilu Guru Honorer di Jakut, Ungkap Program Pemprov Gelontorkan Hibah
Baca juga: Fadly Alberto Minta Maaf Usai Tendang Kung Fu ke Rakha Nurkholis: Perbuatan Bodoh Saya