TRIBUNWOW.COM - Persija Jakarta telah menemukan talenta lokal yang bersinar di Super League 2025/2026 ini melalui pemain lokal Eksel Runtukahu.
Pada musim 2024/2025, Eksel Runtukahu bersama Barito Putera, klubnya harus terjun ke Liga 2.
Namun, Persija Jakarta melihat potensi itu dan kini merasakan efek gagal turun kasta dari Eksel yang bersinar dengan Persija Jakarta.
Ia menjadi satu di antara 3 pemain lokal tersubur musim ini dengan mencetak 6 gol.
Jika berminat, Persib Bandung bisa memodifikasi cara yang sama dari Persija Jakarta.
Baca juga: Hasil Semen Padang Vs Persijap Jepara: Tuan Rumah Belum Beranjak dari Zona Degradasi Dilibas 2 Gol
Yakni dengan membidik pemain yang klubnya akan turun kasta.
PSBS Biak menjadi tim yang paling dekat dengan zona degradasi Super League Liga 1.
Selain saat ini berada di dasar klasemen, PSBS Biak memiliki masalah managemen termasuk finansial.
Sehingga, untuk tetap bertahan di Liga 1 Super League menjadi khayalan yang nyaris tak terwujud.
PSBS Biak memiliki sisa 6 pertandingan di musim 2025/2026 ini.
Baca juga: Selain Mariano Peralta, Persib, Persija & Persebaya Ada Opsi Lain Comot Bintang Bersinar PSBS Biak
Lawannya pun adalah tim-tim papan atas dan papan tengah klasemen.
Termasuk menghadapi Malut United, Bhayangkara FC hingga Arema FC.
Sehingga potensi untuk keluar dari zona degradasi terbilang sulit untuk memenangkan sisa laga.
Para pemain PSBS Biak bisa jadi opsi tim besar atau klub yang masih bertahan di Liga 1 Super League.
Pasalnya, beberapa pemain memang belum mampu membantu tim bertahan namun memiliki statistik pribadi yang bisa jadi bahan pertimbangan.
Akan sangat disayangkan jika pemain itu harus ikut terjun karena memiliki potensi untuk tetap bertahan secara pribadi.
Nama yang jadi sorotan di PSBS Biak adalah Kiper Kadu, pemain muda Damianus hingga penggawa asing yang berposisi di lini serang Ruyery Blanco.
Berdasarkan Transfermrkt, Ruyery Blanco adalah pemain depan yang didatangkan pada bursa transfer awal musim.
Baca juga: Jakmania Evaluasi Keras Persija Jakarta Meski Berhasil Libas PSBS Biak, Singgung 2 Hal Krusial Ini
Pemain dengan nilai pasar Rp4,35 miliar ini sudah membela PSBS Biak dalam 23 pertandingan.
Hasilnya, ia bermain selama 2.014 menit dan mencetak 10 gol serta 2 assist.
Rerata partisipasi golnya adalah 46 persen.
Dikutip dari Sofascore, Ruyery Blanco bahkan memiliki statistik keseluruhan musim ini lebih bagus dibanding para lini serang Persib Bandung.
Uilliam Barros dan Ramon Tanque yang menjadi tombak Persib Bandung tak lebih bagus dibanding Ruyery Blanco di PSBS Biak musim ini.
Sofascore memberikan nilai 7,12 untuk Ruyery dan 7,04 untuk Uiliiam Barros.
Menit bermain mereka hanya berselisih 137 menit atau kurang dari 2 pertandingan.
Baca juga: Laga PSIM Yogyakarta Vs Persija Jakarta Pindah ke Beda Pulau, Jakmania Dirugikan oleh Laga Usiran
Serangan dari Ruyery lebih unggul meski memiliki menit bermain yang lebih sedikit dibanding Uilliam.
Nilai yang nyaris sama dengan Ramon Tanque meski lebih sedikit memiliki menit bermain di Persib Bandung.
Ini bisa menjadi opsi Persib Bandung jika ingin berganti lini serang.
Terlebih Ruyery akan banyak dipertimbangkan untuk tidak terjun ke kasta 2 Liga Indonesia. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)