SajianSedap.com -Ayam tangkap adalah salah satu hidangan khas Aceh yang punya keunikan tersendiri.
Disajikan bersama tumpukan daun kari dan cabai hijau goreng, tampilan hidangan ini mungkin terlihat “berantakan”—namun justru di situlah daya tariknya.
Potongan ayam kecil yang digoreng kering berpadu dengan daun kari yang renyah menciptakan sensasi rasa yang kaya dan berbeda.
Nama “ayam tangkap” sendiri konon berasal dari cara penyajiannya yang praktis—tinggal “ditangkap” langsung dari piring.
Di balik kesederhanaannya, rasa ayam tangkap sangat kompleks berkat bumbu rempah khas Aceh yang meresap hingga ke dalam daging.
Yuk simak resep lengkapnya berikut ini.
Waktu memasak: ± 60 menit
Porsi: 3–4 orang
Tingkat kesulitan: Mudah–menengah
Perkiraan Kandungan Gizi per Porsi:
Kalori: ± 350–400 kkal
Protein: 25 gram
Lemak: 28 gram
Karbohidrat: 5 gram
Nilai gizi dapat berbeda tergantung bahan dan teknik memasak.
Bahan Utama:
500 gram ayam, potong kecil (boleh dengan tulang)
1 batang serai, memarkan
3 lembar daun salam
2 lembar daun pandan, simpulkan
1 genggam daun kari
5 buah cabai hijau, iris kasar
Minyak untuk menggoreng
Bumbu Halus:
6 siung bawang merah
4 siung bawang putih
3 butir kemiri, sangrai
1 cm jahe
1 cm kunyit
1/2 sdt merica
Garam secukupnya
1. Lumuri potongan ayam dengan bumbu halus, aduk hingga merata. Diamkan selama 30 menit agar bumbu meresap.
2. Panaskan minyak dalam jumlah cukup banyak (deep fry).
3. Masukkan ayam bersama serai, daun salam, dan daun pandan. Goreng hingga ayam matang dan berwarna keemasan.
4. Tambahkan daun kari dan irisan cabai hijau menjelang akhir penggorengan. Goreng sebentar hingga daun kari kering dan harum.
5. Angkat dan tiriskan. Taburi daun kari dan cabai sebagai pelengkap, sajikan bersama nasi putih hangat dan sambal.