TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Amukan si jago merah menghanguskan gudang konsinyasi penyimpanan stok barang supplier Mitra 10 di Jalan Tegal Dukuh I, Desa Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, pada Selasa 21 April 2026 pagi.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.30 Wita ini mengakibatkan berbagai peralatan dapur siap jual ludes menjadi arang dan menyebabkan seorang karyawan mengalami cedera.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Oktovianus Saekoko, seorang karyawan Mitra 10 yang saat itu sedang bekerja memindahkan besi di bagian belakang gudang barat.
Baca juga: Ancaman El Nino “Godzilla” , Klungkung Siaga Krisis Air hingga Kebakaran
Awalnya, ia mengira kepulan asap yang muncul berasal dari warga yang sedang membakar sampah.
Namun, dalam sekejap, asap berubah menjadi hitam pekat dan membubung tinggi dari dalam gudang konsinyasi yang menyimpan barang-barang milik supplier.
Melihat situasi yang mengancam, Oktovianus segera mengambil Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk memadamkan titik api.
Namun usahanya tidak membuahkan hasil. Ia kemudian berteriak meminta pertolongan kepada rekan-rekannya di gudang timur.
Baca juga: 92 Kejadian Kebakaran di Denpasar Bali Sejak Januari 2026, Kerugian Capai Rp 4,2 Miliar
Meski sejumlah karyawan berupaya membantu menggunakan unit hidran milik Mitra 10, amukan si jago merah justru makin tak terkendali karena material di dalam gudang yang sangat mudah terbakar.
Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Ni Wayan Adnyani Prabawati, menyampaikan bahwa api dengan cepat membesar lantaran gudang tersebut dipenuhi barang-barang peralatan dapur yang terbungkus kardus.
"Api menyebar sangat cepat. Upaya pemadaman mandiri menggunakan APAR dan hidran internal perusahaan sempat dilakukan oleh karyawan dan petugas keamanan, namun api sudah terlanjur menguasai bangunan gudang," jelas Kompol Ni Wayan Adnyani Prabawati.
Baca juga: Kebakaran Rumah di Sidakarya Bali, 1 Korban Meninggal, Tubuh Ni Wayan Pasthi Hangus Terbakar
Kepala Gudang, Ketut Suprasa, dan seorang petugas keamanan bernama Hendro Nadek yang berada di lokasi juga sempat berupaya melakukan penanganan awal.
Hendro yang saat itu berjaga di pos langsung menuju sumber suara teriakan kebakaran, namun setibanya di TKP, api sudah membumbung tinggi dari dalam gudang yang terkunci.
Pihak keamanan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Baca juga: Kebakaran Rumah di Sidakarya Bali, 1 Korban Meninggal, Tubuh Ni Wayan Pasthi Hangus Terbakar
Akibat kejadian ini, stok barang milik supplier yang disimpan di gudang tersebut dilaporkan terbakar habis.
Barang-barang yang hangus meliputi kitchen sink, kompor tanam, exhaust dapur, pemanas air hingga mesin pemanggang daging.
Selain kerugian material, satu orang karyawan bernama Marjen Tanggu Solo mengalami luka lecet dan memar pada paha kanan akibat benturan dengan kloset saat berusaha mengevakuasi barang-barang dari area kebakaran.
Korban telah mendapatkan perawatan medis dari petugas PMI di lokasi kejadian.
Api baru berhasil dijinakkan secara total sekitar pukul 11.15 Wita setelah Dinas Pemadam Kebakaran Kota Denpasar mengerahkan delapan unit mobil pemadam ke lokasi kejadian.
Tak lama berselang, pada pukul 11.39 Wita, tim Unit Identifikasi Polresta Denpasar langsung tiba untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mencari titik awal munculnya api.
Kompol Ni Wayan Adnyani Prabawati menegaskan bahwa meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
"Penyebab kebakaran masih kami selidiki lebih lanjut melalui proses olah TKP dan pengumpulan keterangan saksi-saksi," ujarnya.
"Untuk jumlah kerugian total yang dialami PT Catur Mitra Sejati Sentosa (Mitra 10) maupun pihak supplier, saat ini masih dalam tahap perincian," tutup Kapolsek Denpasar Barat. (*)