Jabatan Kepala SD Tak Diminati karena Tak Ada Tunjangan, 227 Sekolah Dasar di Kebumen Dipimpin Plt
rika irawati April 21, 2026 03:07 PM

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Sebanyak 227 sekolah dasar (SD) di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, kini tidak memiliki kepala sekolah.

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kebumen pun berupaya segera mengisi kekosongan jabatan tersebut

Kepala Bidang (Kabid) SD Disdikpora Kebumen, Budi Santoso menyampaikan, untuk sementara, kekosongan jabatan tersebut diisi pelaksana tugas (Plt).

Di sisi lain, pihaknya juga telah melakukan perekrutan terhadap 147 calon kepala sekolah. 

Mereka diproyeksikan dapat mengisi kekosongan jabatan yang terjadi meski masih ada 80 SD yang sementara tetap dijabat oleh Plt.

"Dinas Pendidikan selalu melaksanakan secepat mungkin, mudah-mudahan sebelum 1 Mei sudah ada pelantikan kepala sekolah," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (21/4/2026).

Baca juga: Peringatan Hari Kartini di Kebumen: Pengingat Pentingnya Perlindungan Perempuan dan Anak

Menurutnya, proses perekrutan kepala sekolah membutuhkan waktu lama dengan adanya pergantian sistem.

Perekrutan harus melalui tim pertimbangan yang terdiri dari dewan pendidikan, sekda, kepala dinas, koordinator pengawas, dan kepala bidang SD. 

Di sisi lain, perekrutan kali ini juga menggunakan sistem pengangkatan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (KSPS). 

Tantangan lain, minat menjadi kepala SD juga tidak banyak.

"Memang, dari dulu, bukan hanya tahun ini saja, yang namanya jadi kepala sekolah untuk SD banyak yang tidak minat," terangnya.

Baca juga: Industri Jas Hujan Kebumen Beromzet Luar Biasa, Bupati Kasih Apresiasi

Ada beberapa kemungkinan yang memicu, di antaranya tanggung jawab yang besar dan tidak adanya tunjangan. 

Tak Bisa dari PPPK

Budi mengungkapkan, Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) belum bisa menjadi kepala sekolah mengingat jabatan tersebut harus diisi dari PNS.

Kepala Disdikpora Kebumen, Agus Sunaryo menambahkan, dinas telah melakukan perekrutan untuk pengisian kepala sekolah.

"Setelah proses pengisian kepala sekolah tahap pertama selesai, kami melakukan upaya untuk melakukan pengisian yang lainnya," imbuhnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.