Curah Hujan Tinggi Akibat OMC, BPBD Pelalawan Ingatkan Warga Waspada Banjir
Firmauli Sihaloho April 21, 2026 03:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Curah hujan di wilayah Kabupaten Pelalawan masih cukup tinggi dalam dua pekan terakhir. Hampir setiap hari hujan mengguyur secara merata hingga Senin (20/4/2026) malam. 

Potensi hujan masih tinggi hari ini, Selasa (21/4/2026). Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Provinsi Riau dilanda hujan termasuk Pelalawan.

Hujan akan mengguyur mulai siang hingga sore serta malam hari. Bahkan BMKG menyampaikan peringatan dini cuaca terkait hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

"Hujan yang turun saat ini masih hasil dari OMC. Intensitasnya cukup tinggi dan peluang hujan semakin besar, ini dampaknya," ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Zulfan M.Si kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (21/4/2026).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BPBD Riau masih mengintensifkan program Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dalam menghadapi musim kemarau.

Potensi hujan yang ditingkatkan untuk mengantisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) akibat peningkatan hotspot atau titik panas serta firespot atau titik api. 

Baca juga: Soal Banjir di Pekanbaru, Agung Nugroho Akui Butuh Dukungan Pemprov dan Pemerintah Pusat

Baca juga: Pengguna Jalan Tol Bakal Dikenakan Pajak PPN? Kemenkeu Buka Suara

"Prakiraan sebelumnya, saat ini kita seharusnya masih musim kemarau kering efek dari El Nino. Setelah OMC diintensifkan, peluang hujan semakin tinggi," kata Zulfan. 

Jika hotspot dan firespot hilang akibat hujan hasil OMC, di sisi lain banjir di wilayah Kota Pangkalan Kerinci mulai muncul. Gengan air di daerah perkotaan menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat.

Pasalnya, banjir di beberapa lokasi di Pangkalan Kerinci akibat hujan belum bisa dituntaskan sampai saat ini oleh Pemda. 

Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan banjir yang telah dibentuk Bupati Pelalawan H Zukri terus bekerja mengatasi genagan air yang selalu muncul di pemukiman penduduk, beberapa akses jalan, hingga perumahan masyarakat.  

"Jumlah titik banjir di perkotaan sudah jauh berkurang, Satgas sedang menangani masalah ini. Masyarakat harus ikut waspada dan mengantisipasi," kata Zulfan. 

Ia memastikan, Pelalawan masih nihil Karhutla dan firespot. Titik api kecil sempat muncul di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti tiga hari yang lalu.

Namun langsung dipadamkan oleh tim gabungan hingga tuntas, sebelum sempat meluas dan menjalar ke lahan lain. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.