Siswi SMA Negeri di Bekasi Diduga Dibully Adik Kelas, Orangtua Korban Lapor Polisi
Satrio Sarwo Trengginas April 21, 2026 04:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang siswi kelas XI sebuah SMA Negeri di Bekasi berinisial AN (16) diduga menjadi korban bullying oleh adik kelasnya, EQ.

Peristiwa dugaan bullying itu terjadi pada Jumat (6/2/2026) saat jam istirahat sekolah sekitar pukul 10.30 WIB.

Ibu korban, Fani, mengungkapkan kronologi peristiwa tersebut. Ia mengatakan, kejadian bermula saat AN dan lima orang temannya tengah duduk di kantin sekolah.

Tak berselang lama, terduga pelaku berjalan melewati korban. Fani menyebut ketika itu EQ memelototi korban dan teman-temannya.

"Namun korban maupun para saksi tidak memberikan respons," kata Fani dalam keterangannya, Selasa (21/4/2026).

Fani mengungkapkan, terduga pelaku sempat masuk ke kelas setelah membeli jajanan di kantin sekolah.

Namun, tak lama kemudian pelaku kembali keluar kelas sambil membawa tutup ompreng yang berbahan besi.

EQ lalu menghampiri dan memaki korban dengan kata-kata kasar.

"Tanpa diduga, pelaku kemudian langsung menginjak kaki korban dan menjambak rambut korban," ungkap Fani.

Korban pun melakukan perlawanan dengan menendang dan menjambak rambut EQ. Pelaku yang berpostur lebih besar disebut memukul kepala korban menggunakan tutup ompreng.

Berdasarkan hasil visum, korban AN menderita luka di bagian pelipis, kepala, dan kaki.

"Pada hari yang sama, saya selaku orangtua korban menjemput anak saya. Melihat kondisi korban yang mengalami luka-luka, saya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bekasi Kota dan diarahkan untuk melakukan visum," ujar Fani.

Berita terkait

  • Baca juga: Kritik Pergub Bullying, Legislator PSI Dorong Peran dan Sanksi untuk Orang Tua
  • Baca juga: Ya Allah Angkat Penyakit Hamba Teriak Siswa SMPN 19 Tangsel Korban Bully Sebelum Meninggal
  • Baca juga: Pegakuan Siswa SMPN 19 Tangsel Korban Bully Ke Ibunya Sebelum Meninggal, Ungkap Kejahatan Pelaku

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.