TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka kunjungan kerja ke Provinsi Papua Barat Daya, Selasa (21/4/2026).
Anak Presiden ke-7 Joko Widodo itu tiba di Bandara Internasional Domine Edward Osok (DEO) Sorong sekira 16.00 WIT.
Baca juga: Jelang Kunjungan Wapres Gibran, Petugas Kebut Pengaspalan di 2 Ruas Jalan Kota Sorong
Ia menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara dan disambut tarian adat Papua.
Tampak enam orang penari pakai Koba-Koba (payung tradisional suku Maybrat) menyambut orang nomor dua di tanah air itu.
Gubernur Papua Barat Daya Elisa kambu, Ketua DPRP, Kapolda dan Pangdam XVIII Kasuari dan pejabat lain tampak menyambut wapres.
Setelah penyambutan, wapres dan rombongan keluar dari bandara.
Baca juga: Wapres Gibran ke Sorong Besok, Pemprov PBD Jamin Keamanan dan Kelancaran Agenda
Di pintu masuk ribuan warga sudah menanti kedatangan wapres.
Suami Selvi Ananda sempat turun dari mobil dan ngobrol singkat dengan tokoh masyarakat Imekko Sorong Selatan.
Koba-koba adalah payung tradisional dari Tanah Papua yang banyak ditemui pada masyarakat Maybrat, di Kabupaten Maybrat.
Bahannya terbuat dari daun Pandan Hutan yang dijahit menggunakan kulit kayu ganemon, daun pandan hutan itu nantinya dijemur atau dibakar hingga berwarna kuning kecokelatan sehingga nantinya dirajut menjadi koba-koba.
Koba-koba juga memiliki sifat anti air sehingga selain untuk berteduh dari sengatan matahari, koba-koba juga bisa digunakan sebagai payung ketika hujan.
Selain fungsi utama sebagai payung yang digunakan masyarakat ketika musim hujan, Koba-koba juga bisa digunakan sebagai sarung parang dan kantong bekal menyimpan makanan.
Baca juga: Kunjungi Papua Tengah, Wapres Gibran Pantau Proyek Strategis di Nabire dan Mimika
Fungsi lainnya sebagai tikar untuk alas tidur baik digunakan dirumah ataupun ketika bepergian ke hutan dan lainnya.
Keberadaan koba-koba menjadi satu dari seian ragam ragam warisan budaya Tanah Papua yang harus terus dijaga. (tribunsorong.com/petrus bolly lamak)