TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI - Bupati Sinjai, Sulawesi Selatan, Ratnawati Arif, bergerak cepat menghadapi ancaman El Nino dengan menyambangi pemerintah pusat.
Ia mendatangi Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian untuk memperjuangkan kebutuhan sektor pertanian di daerahnya.
Didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Sinjai, H. Kamaruddin, Ratnawati tidak hanya menghadiri rapat koordinasi antisipasi El Nino, tetapi juga membawa misi penting.
Pemkab Sinjai mengajukan proposal penguatan infrastruktur irigasi sebagai langkah menjaga produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
Proposal tersebut diserahkan langsung kepada Dirjen LIP Kementan RI, Hermanto.
“Kehadiran Ibu Bupati di rakor ini sekaligus untuk mengajukan usulan kegiatan yang berkaitan dengan sektor pertanian di Sinjai,” kata Kamaruddin, Selasa (21/4/2026).
Baca juga: Fenomena El Nino 2026: Luwu Rawan Longsor, Wajo Siaga Kebakaran
Ia mengatakan, langkah jemput bola ini menjadi strategi agar dukungan dari pemerintah pusat bisa segera direalisasikan.
“Kita jemput bola agar mendapat dukungan pusat terutama dalam menghadapi potensi penurunan produksi akibat perubahan iklim,” ujarnya.
Selain itu, Pemkab Sinjai juga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif di tingkat daerah.
Mulai dari pemetaan kawasan rawan kekeringan, identifikasi sumber air, hingga optimalisasi pompanisasi dan jaringan irigasi.
“Percepatan masa tanam juga terus didorong melalui pemanfaatan varietas unggul yang lebih cepat panen dan tahan terhadap kondisi kering,” katanya.
Tak hanya itu, penyesuaian pola tanam serta penguatan koordinasi lintas sektor juga menjadi bagian dari strategi menghadapi musim kemarau.
“Kami mengatur pola tanam dan terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar langkah yang diambil lebih efektif,” ujarnya.
Bupati Sinjai, Ratnawati Arif, berkomitmen memperjuangkan kebutuhan petani di tengah ancaman El Nino yang berpotensi memicu kekeringan.
Menurutnya, penguatan infrastruktur irigasi menjadi langkah krusial agar produktivitas pertanian tetap terjaga.
“Kami ingin memastikan petani di Sinjai tetap bisa berproduksi meski menghadapi tantangan iklim,” katanya,
Ia berharap, pemerintah pusat dapat segera merespons usulan yang diajukan Pemkab Sinjai, sehingga program penguatan irigasi bisa segera direalisasikan.
“Harapan kami, dukungan dari pemerintah pusat bisa segera turun, sehingga langkah antisipasi bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.(*)