TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tahapan penting masuk Perguruan Tinggi Nasional (PTN) sudah dimulai.
Ribuan calon mahasiswa bersaing masuk PTN ternama di Indonesia, termasuk di Universitas Hasanuddin (Unhas).
"Sementara alhamdulillah masih lancar (hari pertama)," ujar Wakil Rektor 1 Unhas Prof Muhammad Ruslin saat ditemui di Fakultas Kedokteran Gigi pada Selasa (21/4/2026).
Sebanyak 160 soal jadi tantangan para lulusan SMA ini.
Terdapat Materi tes ada Tes Potensi Skolastik dan Tes Literasi.
Tes potensi skolastik terdiri atas empat subtes.
Yaitu Penalaran Umum, Pengetahuan dan Pemahaman Umum, Pemahaman Bacaan dan Menulis, serta Pengetahuan Kuantitatif.
Sedangkan Tes Literasi memuat soal Literasi dalam Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Penalaran Matematika.
Tes Penalaran Umum : 30 Soal (30 Menit)
Terdiri dari Tes penalaran Induktif 10 soal dengan menilai kemampuan untuk mengamati fakta-fakta atau kejadian-kejadian untuk menemukan prinsip-prinsip atau aturan-aturan yang mendasarinya
Lalu Tes Penalaran Deduktif 10 soal menilai kemampuan untuk mengamati fakta-fakta atau kejadian-kejadian untuk menemukan prinsip-prinsip atau aturan-aturan yang mendasarinya
Serta Tes Kemampuan Berpikir 10 soal menilai kemampuan berpikir yang melibatkan kuantitas, hubungan matematika sederhana, yang melibatkan penggunaan operator aritmetika dasar seperti penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.
Tes Pengetahuan dan Pemahaman Umum : 20 Soal (15 Menit)
Tes ini mengukur kemampuan kognitif melalui pengetahuan leksikal, informasi, dan pengetahuan umum yang dianggap penting dalam lingkup sosial budaya Indonesia, serta mengukur perkembangan bahasa.
Tes dirancang dengan menekankan pada keterkaitan antara permasalahan dan bacaan untuk menilai kemampuan menganalisis, menghubungkan, dan menyimpulkan berbagai bentuk kata, frasa, serta kalimat sesuai dengan konteks dalam bacaan.
Subtes ini memuat pertanyaan singkat, bacaan pendek dengan satu pertanyaan, dan bacaan panjang yang mencakup beberapa pertanyaan.
Tes Pemahaman Bacaan dan Menulis 20 Soal (25 Menit)
Kemampuan yang diukur fokus pada kemampuan menulis yang didasarkan atas pemahaman terhadap bacaan.
Cakupan materi meliput pemilihan gagasan, penataan gagasan, dan perbaikan gagasan.
Materi pemilihan gagasan meliputi penentuan judul bacaan, penentuan diksi yang tepat, penentuan gagasan pelengkap kalimat, dan pelengkapan gagasan paragraf.
Materi penataan gagasan meliputi penentuan kalimat inti kalimat, penggabungan kalimat, penentuan gagasan bertanda baca tepat, pengurutan kalimat dalam paragraf, penempatan kalimat pada posisi yang tepat, dan pemvariasian kalimat.
Materi perbaikan gagasan meliputi perbaikan penulisan kata serapan, penulisan huruf, penulisan kata gabung, perbaikan kata, perbaikan kata sambung, penentuan cara memperbaiki kalimat, penentuan kata yang mubazir, penentuan kalimat ringkas, perbaikan kalimat, dan perbaikan diksi.
Tes Pengetahuan Kuantitatif 20 Soal (20 Menit)
Tes ini mengukur kemampuan peserta dalam berpikir logis, sistematis, kritis, analitis, kreatif, dan argumentatif melalui keluasan dan kedalaman pengetahuan matematika.
Materinya mencakup konsep-konsep matematika seperti bilangan, aljabar, geometri dan pengukuran, analisis data, dan peluang.
Tes Literasi dalam Bahasa Indonesia 30 Soal (42,5 Menit)
Tes Literasi dalam Bahasa Indonesia menghadapkan peserta UTBK pada aktivitas menemukan, memahami, menilai, dan merefleksi informasi dalam teks berbahasa Indonesia.
Teks-teks yang disajikan berkonteks saintek, sosial humaniora, dan personal yang harus dikuasai peserta untuk dapat berhasil dengan baik dalam subtes ini.
Saintek berisi domain khusus bidang kimia, fisika, dan biologi. sedangkan berkonteks sosial humaniora bermuatan domain khusus ekonomi, sejarah, dan sosiogeografi.
Adapun teks berkonteks personal bermuatan domain khusus apresiasi sastra.
Tes Literasi dalam Bahasa Inggris 20 Soal (20 Menit)
Literasi dalam Bahasa Inggris menghadapkan peserta UTBK pada aktivitas menemukan, memahami, menilai, dan merefleksi informasi dalam teks berbahasa Inggris.
Teks-teks yang disajikan berkonteks saintek, sosial humaniora, dan personal.
Keluasan dan kedalaman materi domain khusus tersebut berkesesuaian dengan bahan ajar dalam kurikulum SMA/sederajat yang berlaku.
Tes Penalaran Matematika 20 Soal (42,5 menit)
Penalaran Matematika (Mathematical Reasoning) diposisikan sebagai inti dari literasi matematika.
Subtes ini mengukur kemampuan peserta untuk menghitung atau menghafal rumus.
Selain itu juga kemampuan berpikir secara logis dan menggunakan konsep matematika untuk menyelesaikan masalah di dunia nyata.
Unhas menyiapkan 43 ruangan ujian tersebar di Kampus Tamalanrea dan Gowa.
Khusus kampus Tamalanrea ada 12 lokasi dan 35 ruangan.
Sementara di kampus Gowa terdapat 3 lokasi dan 8 ruangan.
Ada 18.971 peserta UTBK yang akan ujian di Unhas pada 21-28 April.
Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa ingin memastikan seluruh peserta UTBK melaksanakan ujian.
"Kami dari awal ingin memastikan mereka nyaman, ruangan AC difasilitasi, tapi juga aman dari berbagai sisi," kata Prof Jamaluddin Jompa.
Pelaksanaan ujian di Unhas sendiri akan berlangsung sampai 28 April mendatang.
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz