SURYA.co.id, MOJOKERTO - Sebanyak 4.000 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) makanan dan minuman difasilitasi sertifikasi halal oleh Pemkot Mojokerto.
Progam sertifikasi tersebut dipercepat guna mendorong daya saing sekaligus percepatan UMKM naik kelas.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, pihaknya memfasilitasi UMKM khususnya disektor makanan dan minuman (Mamin).
Sertifikasi halal dilakukan secara bertahap, total pelaku usaha di Kota Mojokerto sekitar 27.900 UMKM dan 4.600 di antaranya adalah usaha Mamin.
Baca juga: Buntut Video Viral Emak-emak Cekcok di Kota Mojokerto, Polisi Tetapkan IM Jadi Tersangka
Dirinya menargetkan seluruh UMKM Mamin dapat tersertifikasi halal tahun 2026 ini.
"Periode sebelumnya kita telah memfasilitasi 3.400 UMKM, dan sekarang tinggal sekitar 1.200 Insyaallah bisa kita tuntaskan tahun ini semuanya sertifikasi halal," ujar Ning Ita sapaan Wali Kota Mojokerto, Selasa (21/4/2026).
Menurut Ning Ita, Pemkot berkolaborasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Jawa Timur untuk mempercepat sertifikasi halal bagi UMKM tersebut.
Sertifikasi halal untuk memenuhi regulasi, dan bentuk tanggung jawab pelaku usaha kepada konsumen.
"Jadi ini bukan sekadar kewajiban administratif, karena konsumen berhak mendapat kepastian bahwa apa yang mereka konsumsi terjamin kehalalannya," jelasnya.
Ning Ita mengajak pelaku UMKM mengikuti proses sertifikasi halal yang nantinya berdampak pada peningkatan daya saing produk di pasaran.
“Mari kita niatkan, tidak hanya untuk mencari rezeki tapi juga memberikan rasa aman kepada konsumen. Kalau produknya sudah halal, pelanggan tidak lagi ragu dan justru memperkuat usaha panjenengan semuanya," pungkas Wali Kota Mojokerto.
Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto Amin Wachid menambahkan, konsep halal bukan terbatas pada bahan baku namun mencakup seluruh proses produksi mulai dari pengolahan, penyimpanan hingga distribusi supaya tidak terkontaminasi unsur yang diharamkan.
"Pemkot Mojokerto membagi program sertifikasi halal dalam beberapa tahap, yakni 1.200 UMKM Mamin yang tersisa difasilitasi dalam enam gelombang," tukasnya.