Grid.ID – Pembawa acara Ruben Onsu diduga menjadi korban dugaan penipuan bisnis. Ruben tak hanya kehilangan uang, tetapi kondisi keuangan (cash flow) perusahaannya juga ikut terganggu.
Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menjelaskan bahwa awalnya bisnis mukena ini diharapkan bisa membantu perkembangan bisnis utama Ruben, apalagi menjelang Lebaran yang dinilai sebagai momen tepat untuk meraih keuntungan.
"Ruben berpikir bahwa memproduksi mukena itu salah satu bisnis yang mungkin akan bisa menghasilkan... dan hasil dari jualan mukena itu mungkin bisa juga untuk membuat produk perusahaannya Ruben dan hal-hal yang lain itu bisa berjalan dengan baik," jelas Minola di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/4/2026).
Untuk menjalankan rencana itu, Ruben mentransfer dana ke rekening PT Venteny Fortuna Indo dan juga ke rekening pribadi rekan bisnisnya, Pilipus Suprihatin.
Namun, dana tersebut diduga tidak digunakan sebagaimana mestinya. Uang yang seharusnya dipakai untuk produksi mukena ternyata tidak pernah sampai ke pabrik.
"Apa yang ditransferkan oleh Ruben pun ternyata tidak pernah diturunkan ke pabrik. Sehingga pabrik tidak bisa memproduksi mukena seperti apa yang diharapkan oleh Ruben," tambah Minola.
Akibatnya, rencana bisnis yang sudah disusun pun terganggu. Kondisi ini disebut sangat memengaruhi keuangan dan jalannya usaha Ruben.
"Nah, setelah terjadi kondisi yang seperti itu, tentu ini mengganggu ya. Mengganggu cash flow, bukan hanya cash flow tapi kemudian mengganggu business plan-nya si Ruben kan," ungkapnya.
Mantan suami Sarwendah ini juga mengaku menyesal karena sempat mentransfer uang ke rekening pribadi pelaku dengan alasan biaya 'entertain'.
"Ketika ngomong sama saya dia bilang 'Saya juga heran, ini kan kerja sama Bang, katanya. Kenapa kok saya masih mau mentransfer uang ke rekening pribadinya Philipus itu dengan alasan entertain?'" ucap Minola.
Kini, dana yang seharusnya bisa digunakan untuk operasional perusahaan justru hilang.
"Harusnya uang itu bisa digunakan untuk kepentingan yang lain, namun saat ini uang itu menjadi uang yang hilang," pungkas Minola.
Saat ini, pihak Ruben masih menunggu itikad baik pelaku untuk mengembalikan dana tersebut agar kondisi keuangan perusahaannya bisa kembali pulih.